Sidrap, JURNALPOLRI.MY.ID — Suasana Pasar Sentral Rappang mendadak jadi sorotan. Para pedagang kembali “digilir” oleh Babinsa pada Jumat (13/02/2026). Bukan razia, tapi pemantauan ketat harga dan stok bahan pokok yang bikin warga penasaran: ada apa sebenarnya di Pasar Sentral Rappang?
Babinsa Kelurahan Rappang Koramil 06/Panca Rijang, Serma Syahniawan Dani, turun langsung menyusuri lapak-lapak pedagang untuk mengecek harga beras, minyak goreng, telur, hingga bumbu dapur. Ia juga berdialog dengan pedagang guna memastikan pasokan dari distributor tetap lancar dan tidak terjadi lonjakan harga.
“Kami rutin lakukan pengecekan agar tidak ada kelangkaan barang yang bisa memicu keresahan masyarakat. Dari hasil pantauan hari ini, stok masih aman dan harga relatif stabil,” ujar Serma Syahniawan Dani di sela kegiatan.
Namun bukan hanya soal harga. Babinsa juga mengingatkan para pedagang agar tidak melakukan penimbunan bahan pokok yang dapat merugikan konsumen. Edukasi ini diberikan secara persuasif agar roda ekonomi pasar tetap berjalan sehat dan adil.
Kehadiran aparat TNI di tengah pasar tradisional membuat aktivitas jual beli berlangsung lebih tertib. Pembeli merasa lebih tenang, sementara pedagang mengaku terbantu karena situasi pasar menjadi lebih kondusif.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya Kodim 1420/Sidrap mendukung program pemerintah dalam menjaga stabilitas harga pangan dan menekan potensi inflasi daerah. Pasar Rappang pun dipastikan tetap aman sebagai pusat perputaran ekonomi masyarakat.
Dengan digelarnya pemantauan rutin ini, pesan yang ingin disampaikan jelas: Pasar Rappang aman, stok bahan pokok terjaga, dan permainan harga tidak diberi ruang. Babinsa hadir bukan untuk menakuti, tapi memastikan perut rakyat tetap kenyang dan ekonomi tetap stabil. (*)















