JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Rabu pagi (4/12/2024), halaman Mapolres Sidrap berubah jadi saksi bisu momen penuh makna.
Wakapolres Sidrap, Kompol Ahmad Rosma, S.H., dengan kharisma khasnya, memimpin upacara penutupan Latihan Kerja (Latja) Siswa Pendidikan dan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Gelombang II Tahun 2024.
Para siswa dari SPN Batua Polda Sulsel tampak penuh semangat, menyimak pesan-pesan yang sarat motivasi.
Dalam sambutannya, Kompol Ahmad Rosma nggak ragu menunjukkan rasa bangganya.
“Kalian telah melewati proses yang nggak gampang. Semangat dan dedikasi yang kalian tunjukkan selama Latja di Polres Sidrap patut diacungi jempol,” ujarnya, dengan nada penuh apresiasi.
Latja ini bukan sekadar tugas wajib. Selama satu bulan, para siswa diajak merasakan langsung dinamika lapangan.
Mulai dari operasional kepolisian, pelayanan publik, sampai penanganan perkara. Semua ini jadi bekal penting buat mereka saat resmi menyandang status Bintara Polri.
“Pengalaman ini harus jadi modal buat kalian jadi polisi yang profesional, bermoral, dan humanis,” lanjut Wakapolres dengan tegas.
Kegiatan ini juga nggak lepas dari peran jajaran Polres Sidrap. Wakapolres menyampaikan terima kasih atas bimbingan dan pendampingan yang tulus dari para senior.
“Sinergi dan kerja sama ini yang bikin Latja berjalan lancar. Salut buat tim Polres Sidrap!” tambahnya.
Momen haru mulai terasa saat upacara memasuki akhir. Foto bersama diambil sebagai kenang-kenangan, dengan senyum semringah terpancar dari wajah para siswa.
Mereka kini bersiap kembali ke SPN Batua untuk menyelesaikan pendidikan sebelum dilantik menjadi Bintara Polri yang siap mengabdi.
Penutupan Latja ini bukan hanya akhir dari sebuah pelatihan, tapi awal dari perjalanan besar mereka.
Semangat yang terpancar di Mapolres Sidrap hari itu seakan menjadi pesan: calon-calon pengayom bangsa ini siap menjawab panggilan tugas dengan hati dan dedikasi. (*)















