Example floating
Example floating
banner 970x200
Nasional

Penyelidikan Polisi atas Kecelakaan Fatal di Gerbang Tol Ciawi

131
×

Penyelidikan Polisi atas Kecelakaan Fatal di Gerbang Tol Ciawi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Bogor – Malam itu, Selasa (4/2/2025), jalanan di sekitar Gerbang Tol (GT) Ciawi 2 KM 41 mendadak berubah menjadi lautan kepanikan.

Dentuman keras menggema, disusul jeritan minta tolong yang mengiris hati. Sebuah truk sarat muatan galon air mineral menghantam antrean kendaraan di gerbang tol, menimbulkan kecelakaan beruntun yang merenggut delapan nyawa dan melukai sebelas orang lainnya, termasuk seorang balita.

banner 300x600

Menurut Brigjen Raden Slamet Santoso, Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri, kejadian nahas itu terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Truk yang melaju dari arah Puncak menuju Jakarta mengalami rem blong saat mendekati GT Ciawi 2.

“Truk tersebut mengalami kegagalan sistem pengereman, sehingga pengemudi tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya dan menabrak kendaraan di depannya yang sedang berhenti untuk membayar tol,” jelasnya.

Dalam hitungan detik, truk menghantam lima mobil yang sedang mengantre. Benturan keras menyebabkan beberapa kendaraan terpelanting, sementara dua mobil terbakar hebat akibat percikan api dari gesekan logam dan bahan bakar yang bocor.

Andi (35), salah satu saksi mata yang kebetulan berada di lokasi, mengisahkan detik-detik mengerikan tersebut.

“Saya melihat truk melaju dengan kecepatan tinggi, lalu menghantam mobil-mobil di depannya. Suara tabrakannya sangat keras, seperti ledakan. Tidak lama kemudian, ada mobil yang terbakar. Orang-orang berteriak, beberapa berusaha keluar dari kendaraan mereka, tapi ada yang terjebak di dalam,” tuturnya dengan wajah masih diliputi ketakutan.

Petugas tol yang berada di dekat lokasi segera menghubungi pihak kepolisian dan tim penyelamat.

Tak lama berselang, petugas dari Satlantas Polres Bogor bersama tim pemadam kebakaran dan ambulans tiba di lokasi untuk mengevakuasi korban.

Proses evakuasi berjalan dramatis. Sejumlah korban yang terjebak di dalam mobil harus dikeluarkan dengan alat pemotong hidrolik.

Korban luka-luka dilarikan ke rumah sakit terdekat, sementara jenazah korban meninggal dunia dibawa ke kamar jenazah RSUD Ciawi untuk proses identifikasi.

“Kami bekerja cepat untuk mengevakuasi korban dan mengamankan lokasi agar tidak terjadi kecelakaan lanjutan,” ujar salah satu petugas pemadam kebakaran di lokasi kejadian.

Sementara itu, kondisi truk yang menjadi penyebab kecelakaan juga menjadi perhatian utama. Tim kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.

Insiden maut ini menjadi alarm keras bagi para pengemudi dan pemilik kendaraan, terutama truk dengan muatan berat. Kondisi rem, ban, dan komponen lainnya harus dipastikan dalam kondisi prima sebelum melintas di jalan raya.

“Keselamatan di jalan harus menjadi prioritas. Jangan sampai kelalaian dalam pengecekan kendaraan berujung petaka bagi banyak orang,” tegas Brigjen Raden Slamet Santoso.

Di sisi lain, pengelola jalan tol diharapkan dapat meningkatkan pengawasan terhadap kendaraan yang melintas, serta menyediakan jalur darurat bagi kendaraan yang mengalami masalah teknis agar insiden serupa tidak terulang.

Malam itu, GT Ciawi 2 menjadi saksi bisu tragedi yang menyisakan duka mendalam. Jalan tol yang biasanya menjadi jalur cepat menuju tujuan, berubah menjadi lokasi perpisahan bagi delapan nyawa yang tak lagi kembali ke rumah. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *