JURNALPOLRI.MY.ID, Tana Toraja – Udara pagi di Tana Toraja seakan lebih segar ketika derap langkah Irjen Pol. Yudhiawan, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., Kapolda Sulawesi Selatan, memasuki halaman Polres Tana Toraja. Senin (6/1/2025)
Didampingi Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel, Ny. Yunita Yudhiawan, dan jajaran Pejabat Utama Polda Sulsel, kunjungan kerja ini menjadi momen istimewa yang tak hanya mempererat sinergi, tetapi juga menanamkan semangat baru dalam jiwa setiap personel.
Kapolres Tana Toraja, AKBP Malpa Malacoppo, S.H., S.I.K., M.I.K., menyambut langsung dengan prosesi pengalungan bunga dan jajar kehormatan yang begitu hangat.
Senyum mengembang di wajah para personel dan tamu undangan, seolah menandai rasa hormat yang mendalam atas kehadiran pimpinan tertinggi Polda Sulsel di tanah yang dikenal dengan adat dan budayanya yang kental.
Dalam suasana penuh khidmat, Kapolda Yudhiawan berdiri tegap di hadapan jajaran Forkopimda dan Pejabat Utama Polres Tana Toraja. Suaranya mengalir tenang, namun penuh ketegasan.
Ia membuka arahannya dengan apresiasi yang tulus. Polres Tana Toraja, yang dahulu masuk dalam kategori rawan tinggi saat Pilkada, kini berdiri gagah sebagai simbol daerah yang aman dan damai.
“Keberhasilan ini bukan semata karena Polri, tapi kerja keras seluruh elemen masyarakat. Sinergi ini harus terus dijaga, karena keamanan adalah tanggung jawab bersama,” ujarnya, membuat ruangan dipenuhi rasa bangga yang tak terucap.
Kapolda juga mengangkat topik pengamanan Natal dan Tahun Baru yang berjalan dengan kondusif.
Ia menilai, setiap butir keringat yang jatuh adalah bukti bahwa Polri di Tana Toraja benar-benar menjadi pengayom yang hadir di setiap denyut kehidupan masyarakat.
Dalam arahannya, Kapolda Yudhiawan kembali mengingatkan tugas mulia setiap anggota Polri.
“Kita adalah pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Jangan pernah lupa bahwa hukum harus ditegakkan dengan hati dan tanpa pandang bulu,” tegasnya.
Ia mengibaratkan Polri sebagai benteng kokoh yang harus dijaga kebersihannya dari dalam. Personel diingatkan untuk menjaga solidaritas, menjauhi pelanggaran, dan terus meningkatkan kualitas pelayanan.
“Kita bisa menanam ribuan kebaikan, tapi satu noda kecil bisa meruntuhkan kepercayaan masyarakat,” tambahnya, membuat suasana hening sejenak, seperti setiap orang tengah merenungi makna yang disampaikan.
Sebelum mengakhiri arahannya, Kapolda menyentuh program nasional “Asta Cita” yang digagas Presiden. Ia mengajak seluruh personel untuk ikut andil dalam upaya swasembada pangan.
“Mari manfaatkan lahan yang ada. Toraja bukan hanya tanah yang subur untuk jagung, tapi juga tempat menanam semangat kemandirian bangsa,” ujarnya, mengobarkan motivasi agar Polri turut berperan dalam ketahanan pangan nasional.
Kunjungan ini tak hanya menyisakan pesan moral, tetapi juga meninggalkan jejak fisik yang akan terus dikenang. Irjen Pol. Yudhiawan meresmikan Gedung Reskrim Polres Tana Toraja.
Dengan pengguntingan pita dan penandatanganan prasasti, gedung baru ini berdiri sebagai simbol peningkatan pelayanan dan semangat baru dalam menegakkan hukum di Bumi Lakipadada.
Ketika Kapolda dan rombongan meninggalkan Polres, semangat itu tetap tertinggal. Langit Toraja menjadi saksi, bahwa hari itu bukan sekadar kunjungan kerja.
Itu adalah tabuhan genderang semangat, memanggil setiap personel untuk terus menjaga kedamaian dan mengawal negeri dengan penuh cinta dan dedikasi. (*)
Sumber: Humas Polres Sidrap















