Example floating
Example floating
banner 970x200
Nasional

Polres Sidrap & Pengamanan VVIP Jaga Tamu Negara

121
×

Polres Sidrap & Pengamanan VVIP Jaga Tamu Negara

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Sabtu malam (5/4/2025), suasana di Rumah Jabatan Bupati Sidrap terasa berbeda. Aroma lebaran masih kental di udara, namun malam itu bukan sekadar tentang opor dan ketupat.

Kabupaten Sidenreng Rappang kedatangan tamu istimewa: Menteri Agama Republik Indonesia, Ag. Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A—sosok ulama karismatik yang dikenal sejuk dalam tutur, tajam dalam pemikiran.

banner 300x600

Lampu-lampu taman menyala hangat menyambut kehadiran beliau. Di halaman Rujab Bupati Sidrap, puluhan warga tampak berkumpul.

Sebagian datang hanya untuk sekadar melihat langsung sang menteri, sebagian lagi karena ingin merasakan langsung getar silaturahmi pasca Idul Fitri 1446 H.

“Saya tidak menyangka Pak Menteri akan datang ke Sidrap. Ini momen langka,” ucap Bu Nurlela, seorang ibu rumah tangga yang datang bersama suaminya dari Panca Lautang. Mereka berdiri di pinggir pagar Rujab, mengintip suasana dengan senyum sumringah.

Kehadiran Menteri Agama malam itu memang lebih dari sekadar kunjungan kerja. Ia membawa pesan perdamaian, toleransi, dan pentingnya menjaga semangat persaudaraan setelah merayakan hari kemenangan.

Bupati dan Wakil Bupati Sidrap, unsur Forkopimda, para tokoh agama, hingga pemuka adat menyambut beliau dengan hangat dan penuh kehormatan.

Namun di balik kehangatan itu, ada barisan penjaga tak kasatmata yang memastikan malam berjalan aman dan damai.

Polres Sidrap di bawah komando Kapolres AKBP Dr. Fantry Taherong, S.H., S.I.K., M.H. melalui Wakapolres KOMPOL Sulkarnain, mengatur pengamanan dengan detail dan cermat.

“Kami tidak ingin ada celah. Ini kunjungan penting, dan kami ingin masyarakat merasa nyaman serta pejabat negara pun merasa aman,” ujar Wakapolres kepada media.

Ratusan personel gabungan diterjunkan—dari satuan Sabhara, Intel, Lantas, hingga anggota Polsek Maritengngae.

Mereka melakukan pengamanan terbuka dan tertutup. Lalu lintas di sekitar Rujab diatur rapi. Jalanan steril namun tetap ramah bagi warga yang ingin sekadar melihat dari jauh.

Menurut Wakapolres, pengamanan seperti ini bukan hanya soal prosedur, tapi juga cerminan bahwa Sidrap adalah daerah yang siap menyambut siapa pun dengan tertib dan hangat.

Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat. Dalam sambutannya, Menteri Agama menyampaikan harapannya agar Sidrap tetap menjadi wilayah yang damai, toleran, dan religius.

Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi lintas agama, terlebih di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Usai acara, beberapa tokoh agama dari berbagai latar belakang tampak saling bersalaman, berbagi senyum, dan bahkan berfoto bersama.

Seorang pemuda dari komunitas pemuda lintas iman berbisik, “Beginilah seharusnya Indonesia—berbeda-beda tapi tetap bersatu di bawah cahaya silaturahmi.”

Malam semakin larut, namun suasana tetap hangat. Di antara senyum dan tawa, doa-doa lirih terpanjat agar Sidrap selalu dalam lindungan damai.

Kunjungan Menteri Agama malam itu bukan hanya tentang agenda formal—ia adalah simbol, bahwa kebersamaan tak bisa dibeli, tapi bisa dirawat… terutama ketika semua elemen, termasuk aparat keamanan, bersatu menjaga harmoni. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *