Example floating
Example floating
banner 970x200
Berita

Reses di Jeneponto, Legislator PAN Suarakan Aspirasi Petani dan Nelayan Bonto Manai

329
×

Reses di Jeneponto, Legislator PAN Suarakan Aspirasi Petani dan Nelayan Bonto Manai

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JURNALPOLRI.MY.ID, Jeneponto – Di rumah H. Buan, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Jeneponto, tampak berbeda pada Minggu (20/5/2025) sekitar pukul 16.00 WITA. Puluhan warga dari Desa Bonto Manai berkumpul mengikuti agenda reses anggota DPRD Jeneponto dari Fraksi PAN, Hardianti, ST, MT.

Reses tersebut menjadi momen bagi warga menyuarakan harapan dan kebutuhan mereka, terutama di sektor pertanian dan perikanan. Tak sedikit dari mereka mengusulkan kebutuhan dasar yang selama ini belum sepenuhnya terpenuhi.

banner 300x600

“Yang dibutuhkan masyarakat kami itu sederhana, tapi penting: traktor dan sumur bor. Ini bukan cuma soal alat, tapi soal keberlangsungan pertanian dan air bersih di desa kami,” kata salah satu warga yang menyampaikan aspirasi dalam forum itu.

Menanggapi usulan tersebut, Hardianti selaku anggota Komisi II DPRD Jeneponto yang membidangi pertanian dan perikanan, langsung merespons positif.

Ia menegaskan bahwa setiap masukan akan dikawal dan diperjuangkan di rapat-rapat dewan, termasuk paripurna bersama Ketua DPRD nantinya.

“Apa yang bapak ibu sampaikan hari ini bukan hanya akan dicatat, tapi akan kami bawa ke ranah kebijakan. Kita akan dorong kolaborasi dengan Dinas Pertanian agar realisasinya bisa dinikmati langsung oleh masyarakat,” tegas Hardianti di hadapan warga.

Namun, ia juga mengingatkan agar masyarakat tetap realistis. Sebagai wakil rakyat, dirinya tak ingin memberikan janji manis tanpa dasar yang jelas.

“Saya tidak mau mengobral janji. Tapi saya berkomitmen, selama aspirasi ini untuk kepentingan warga Bonto Manai, saya akan berjuang. Kita tetap berdoa bersama agar bisa terealisasi di tahun 2025 ini,” ujar legislator dari Dapil IV Rumbia-Kelara itu.

Hardianti juga menekankan pentingnya komunikasi dua arah antara masyarakat dan wakilnya di parlemen.

Ia mengajak warga untuk terus menyuarakan kebutuhan, bukan hanya saat reses, tetapi juga melalui saluran-saluran resmi lainnya.

Reses ini dinilai sebagai bentuk nyata kedekatan wakil rakyat dengan konstituennya. Warga yang hadir tampak antusias, menyambut baik sikap terbuka dan keseriusan Hardianti dalam mendengar dan mencatat setiap aspirasi.

Kini harapan warga Bonto Manai bertumpu pada selembar kertas usulan dan komitmen seorang wakil rakyat.

Apakah traktor dan sumur bor yang mereka dambakan benar-benar akan tiba? Waktu dan rapat-rapat DPRD-lah yang akan menjawabnya.

Yang pasti, suara petani dan nelayan dari Bonto Manai sudah tak lagi terpendam—telah diangkat, disuarakan, dan dijanjikan akan diperjuangkan. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *