Sidrap, JURNALPOLRI.MY.ID – Suasana SDN 8 Arawa di Dusun III Talumae, Desa Buae, Kecamatan Watang Pulu, mendadak ramai dan penuh semangat, Jumat (16/5/2025). Wajah-wajah ceria siswa-siswi menyambut hangat kehadiran Kasdim 1420/Sidrap, Mayor Inf Wahyudi, SE, yang hadir lewat program “Hasanuddin Peduli Anak Sekolah”.
Bukan sekadar kunjungan biasa, aksi Mayor Inf Wahyudi membawa misi besar: menyuntik semangat belajar anak-anak dan memperkuat karakter generasi muda sejak dini. Lewat pendekatan edukatif, ia ingin memastikan bahwa anak-anak di pelosok punya hak yang sama untuk tumbuh jadi pribadi unggul.
Mayor Inf Wahyudi tak datang dengan tangan kosong. Selain menyerahkan bantuan pendidikan, ia juga membuka ruang interaksi yang inspiratif.
Bagi Wahyudi, pendidikan bukan cuma soal materi, tapi tentang memberi harapan, membentuk disiplin, dan membangun masa depan dari ruang kelas yang sederhana.
Dalam sambutannya, Mayor Inf Wahyudi menyampaikan pentingnya peran semua pihak dalam membentuk karakter anak-anak sejak usia dini.
“Pendidikan bukan hanya soal buku dan angka, tapi juga tentang nilai-nilai moral dan semangat untuk terus belajar. Kami berharap bantuan ini bisa menjadi motivasi bagi anak-anak untuk lebih giat meraih cita-cita,” ujarnya.
Kepala Sekolah SDN 8 Arawa, Ahmad, S.Pd., M.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas perhatian yang diberikan Kodim 1420/Sidrap.
“Bantuan ini sangat berarti. Anak-anak tampak sangat antusias dan senang. Semoga mereka semakin semangat dalam belajar,” katanya.
Rangkaian kegiatan berlangsung penuh makna, mulai dari sesi membaca buku bersama di perpustakaan keliling milik Babinsa Buae, penyerahan bingkisan berisi perlengkapan sekolah, pakaian, dan sepatu, hingga makan siang bersama dengan penuh keakraban.
Program “Hasanuddin Peduli Anak Sekolah” tidak hanya meninggalkan senyum di wajah anak-anak, tapi juga harapan besar akan masa depan pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Sidrap. Inilah bukti bahwa TNI hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut membangun generasi penerus bangsa.
Program “Hasanuddin Peduli Anak Sekolah” di tangan Mayor Inf Wahyudi bukan sekadar aksi sosial. Ini adalah langkah nyata TNI hadir menyalakan obor harapan di pelosok Sidrap. Dari balik senyum anak-anak SDN 8 Arawa, terpancar semangat baru menuju masa depan pendidikan yang lebih cerah.
Mayor Inf Wahyudi membuktikan bahwa prajurit tak hanya bertugas di medan operasi, tapi juga mampu menjadi pelita bagi generasi muda. Lewat sentuhan kepedulian dan aksi konkret, ia menghadirkan makna baru: bahwa membangun negeri bisa dimulai dari satu ruang kelas yang penuh harapan. (*)















