JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Di pagi yang masih gelap, Masjid Nurul Yasin di Dusun I Kampung Baru, Desa Mattirotasi, Kabupaten Sidrap, mulai dipenuhi warga. Mereka datang bukan hanya untuk menunaikan ibadah, tetapi juga menyambut kehadiran Babinsa Desa Mattirotasi, Serma Musair, yang melaksanakan safari subuh pada Minggu (01/09/2024). Kehadiran Serma Musair bukan sekadar menjalankan tugas, tapi juga merajut kebersamaan dengan warga sekitar lewat komunikasi sosial (komsos) yang hangat setelah salat subuh.
Safari subuh ini bukanlah kegiatan biasa. Bagi Serma Musair, ini adalah cara efektif untuk memakmurkan masjid sekaligus mempererat hubungan dengan warga di wilayah binaannya. “Safari subuh ini bukan cuma soal ibadah, tapi juga soal bagaimana kita bisa saling mengenal lebih dekat dan memperkuat rasa kebersamaan serta kekeluargaan,” ujar Serma Musair dengan penuh semangat.
Dalam safari subuh ini, Serma Musair bersama warga dan jamaah masjid tidak hanya berdoa, tetapi juga saling bertukar cerita, berbagi pandangan, dan menyatukan visi untuk menjaga keharmonisan di lingkungan mereka. Safari ini menjadi momen yang sarat dengan nuansa keakraban, di mana setiap warga merasa dihargai dan diikutsertakan dalam setiap obrolan.
Selepas melaksanakan salat subuh, kegiatan dilanjutkan dengan komunikasi sosial (komsos) antara Babinsa dan warga yang hadir. Dalam suasana yang santai namun sarat makna, Serma Musair mengajak warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan mempererat tali ukhuwah Islamiyah. “Kita ingin menciptakan lingkungan yang harmonis dan aman, di mana semua saling peduli dan bekerja sama,” kata Serma Musair sambil menikmati kopi hangat bersama para jamaah.
Percakapan tak melulu soal keamanan atau tugas Babinsa, tapi juga mencakup hal-hal ringan seperti cerita kehidupan sehari-hari warga, permasalahan yang dihadapi, hingga rencana-rencana kegiatan sosial yang bisa dilakukan bersama ke depannya. Dengan pendekatan ini, Serma Musair berhasil menciptakan suasana dialog yang terbuka dan saling mendukung.
Selain bertujuan untuk memakmurkan masjid, safari subuh ini juga menjadi cara efektif bagi Babinsa untuk meningkatkan kualitas iman, baik bagi dirinya sendiri maupun bagi warga sekitar. “Dengan hadir bersama di masjid, kita belajar untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT dan juga mempererat tali persaudaraan antarwarga,” jelasnya.
Warga sekitar Masjid Nurul Yasin pun merasa sangat senang dengan kehadiran Babinsa mereka yang aktif seperti Serma Musair. Mereka merasa lebih aman dan tenang mengetahui bahwa ada figur yang selalu siap hadir dan berdialog dengan mereka, bahkan dalam momen-momen yang bersifat keagamaan.
Kegiatan safari subuh yang dilaksanakan oleh Serma Musair ini tidak hanya berjalan lancar, tapi juga membawa harapan baru bagi warga sekitar Masjid Nurul Yasin. “Semoga dengan adanya kegiatan seperti ini, kedamaian dan keberkahan selalu tercurah pada kita semua,” tuturnya dengan nada penuh harap. Doa bersama menjadi penutup dari kegiatan pagi itu, diiringi dengan senyuman dan salam hangat antarwarga.
Kegiatan ini menjadi ladang amal yang terus tumbuh subur di tengah masyarakat Desa Mattirotasi. Semoga kehadiran Babinsa yang aktif seperti Serma Musair bisa menjadi inspirasi bagi wilayah lain untuk terus menjaga silaturahmi dan membangun kedamaian bersama.
Dengan pendekatan yang lebih humanis dan penuh rasa kekeluargaan, diharapkan keberadaan Babinsa tidak hanya sebagai aparat yang menjaga keamanan, tetapi juga sebagai sahabat dan penggerak masyarakat menuju kebaikan bersama. Dan safari subuh di Masjid Nurul Yasin ini menjadi bukti nyata bagaimana kedekatan itu dibangun satu langkah kecil pada setiap fajar yang menyingsing. (*)















