SIDRAP, JURNALPOLRI.MY.ID – Saat fajar baru menyingsing, denyut pengabdian para “penjaga desa” sudah lebih dulu terasa di pelosok wilayah Kabupaten Sidrap. Personel Babinsa jajaran Kodim 1420/Sidrap bergerak serentak melaksanakan Safari Salat Subuh di masjid-masjid wilayah binaan, Minggu (1/3/2026).
Aksi ini menjadi simbol nyata Sidrap Siaga, di mana aparat kewilayahan hadir sejak dini hari untuk memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga. Kegiatan tersebut bukan sekadar rutinitas ibadah, melainkan strategi “jemput bola” dalam memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pendekatan spiritual dan humanis.
Dandim 1420/Sidrap menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah jamaah Subuh bertujuan membangun komunikasi dua arah yang lebih santai, terbuka, dan penuh makna.
“Subuh adalah waktu yang penuh keberkahan. Melalui safari ini, kami ingin memastikan TNI selalu hadir di tengah masyarakat, baik dalam kesulitan maupun kebahagiaan mereka,” tegasnya.
Usai salat berjamaah, para Babinsa tampak akrab berdialog dengan tokoh agama dan warga setempat. Momentum ini dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), sekaligus memantau langsung perkembangan situasi di desa binaan.
Pendekatan ini dinilai efektif karena menyentuh langsung akar sosial masyarakat. Dari sajadah masjid, informasi lapangan dihimpun, potensi gangguan keamanan dipetakan, dan kepercayaan publik terhadap aparat semakin diperkuat.
Warga pun menyambut hangat kehadiran para Babinsa yang mereka sebut sebagai “penjaga desa”. Kebersamaan yang terjalin di waktu Subuh diyakini mampu menjadi benteng awal dari berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Dengan gerakan serentak sejak dini hari ini, Sidrap menunjukkan kesiapsiagaan wilayah yang bukan hanya bertumpu pada patroli, tetapi juga pada kedekatan emosional dan spiritual antara aparat dan masyarakat. Safari Subuh pun menjadi wajah baru pengamanan wilayah: senyap, religius, dan penuh makna persatuan. (*)















