Example floating
Example floating
banner 970x200
Headline

Skandal Rujab Gowa Mengguncang: Dugaan Hubungan Terlarang, Dua Pekan Bungkam, Publik Pertanyakan Integritas Pemimpin

66
×

Skandal Rujab Gowa Mengguncang: Dugaan Hubungan Terlarang, Dua Pekan Bungkam, Publik Pertanyakan Integritas Pemimpin

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

GOWA, JURNALPOLRI.MY.ID — Dugaan skandal yang menyeret nama Bupati Gowa, Husniah Talenrang, kini memasuki babak serius. Isu yang awalnya beredar di lingkaran terbatas Rumah Jabatan (Rujab) Bupati, perlahan mencuat ke ruang publik dan berkembang menjadi polemik luas yang mengguncang kepercayaan masyarakat.

Tak hanya dugaan hubungan terlarang dengan seorang konsultan politik, sorotan kini semakin tajam akibat sikap bungkam yang ditunjukkan oleh Bupati Gowa, sosok yang disebut dalam isu tersebut, hingga suaminya, Muhammad Khaerul Aco Dg Muntu.

banner 300x600

Awal Mula Terkuak dari Dalam Rujab

Informasi mengenai dugaan hubungan tersebut pertama kali mencuat dari pengakuan seorang mantan pegawai Rumah Jabatan berinisial NRL. Ia menyebut, hubungan itu awalnya tidak diketahui oleh pegawai, namun perlahan mulai terlihat hingga akhirnya menjadi pembicaraan internal.

“Awalnya kami tidak tahu. Tapi setelah mulai terlihat, semua yang di rujab kaget. Hubungan itu diduga sudah berlangsung sejak 2021,” ungkapnya.

NRL juga mengungkap adanya konflik yang sempat terjadi setelah hubungan tersebut diketahui oleh pihak keluarga pria yang disebut dalam isu. Bahkan, disebutkan terjadi insiden kemarahan dari sang istri melalui sambungan telepon.

Tak berhenti di situ, dugaan pertemuan diam-diam hingga insiden penggerebekan di Rumah Jabatan semakin memperkuat spekulasi yang berkembang. Dalam peristiwa tersebut, sosok yang diduga terlibat disebut berhasil menghindar sebelum ditemukan di lokasi.

Bupati dan Suami Kompak Bungkam

Di tengah derasnya pemberitaan, upaya konfirmasi yang dilakukan oleh Faktual.net kepada Bupati Gowa tidak mendapat respons. Pesan yang dilayangkan tidak dibalas, sementara panggilan telepon juga tidak diangkat.

Hal serupa terjadi pada sang suami, Muhammad Khaerul Aco Dg Muntu. Saat dimintai tanggapan terkait isu yang menerpa istrinya, termasuk langkah yang akan diambil sebagai kepala keluarga, ia memilih bungkam tanpa memberikan pernyataan.

Sikap diam dari kedua figur ini justru memicu tanda tanya besar di tengah masyarakat.

Dua Pekan Berlalu, Ombas dan Bupati Tak Muncul ke Publik

Memasuki dua pekan sejak pemberitaan mencuat, situasi belum menunjukkan kejelasan. Bupati Gowa belum tampil memberikan klarifikasi, sementara Basri Kajang alias Ombas yang disebut dalam isu juga belum terlihat muncul ke publik.

Kondisi ini memperpanjang polemik dan memperkuat spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.

Tokoh Gowa Mulai Bersuara: “Ada Apa Sebenarnya?”

Sikap bungkam yang berlarut-larut mulai menuai sorotan dari tokoh masyarakat dan politik di Kabupaten Gowa. Salah satunya datang dari tokoh senior Praktisi Hukum yang juga Ketua LSM INTAI dan mantan Bakal calon Bupati Gowa, Syarifuddin T.

Ia secara terbuka mempertanyakan sikap kedua pihak yang hingga kini belum memberikan penjelasan kepada publik.

“Sudah dua pekan ini isu berkembang luas, tapi belum ada klarifikasi. Ini yang membuat masyarakat bertanya-tanya, ada apa sebenarnya?” ujarnya.

Menurutnya, sebagai pejabat publik, sudah seharusnya memberikan penjelasan agar tidak menimbulkan kegaduhan yang berkepanjangan.

“Kalau memang tidak benar, sampaikan. Kalau benar, juga harus ada penjelasan. Jangan dibiarkan menggantung seperti ini,” tegasnya.

Siri’ na Pacce dan Marwah Gowa Dipertaruhkan

Di tengah budaya masyarakat Makassar yang menjunjung tinggi nilai Siri’ na Pacce, polemik ini dinilai tidak lagi sekadar persoalan pribadi, melainkan telah menyentuh harga diri dan kehormatan daerah.

Nilai Siri’ na Pacce merupakan simbol kehormatan, empati, dan tanggung jawab sosial yang selama ini menjadi pijakan moral masyarakat Gowa.

“Ini bukan sekadar isu biasa. Ini menyangkut marwah Gowa. Kalau tidak dijelaskan, bisa menimbulkan penilaian yang lebih luas di masyarakat, klarifikasilah, supaya jelas terang benderang dan bilamana isunya mengandung Fitnah dan Bupati merasa dirugikan tentu Potensinya ada untuk kerana hukum ”lanjut Syarifuddin T.

Tekanan Publik Makin Menguat

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi resmi dari pihak Bupati Gowa, Ombas, maupun pihak keluarga. Kondisi ini membuat opini publik terus berkembang tanpa kepastian.

Di era keterbukaan informasi, sikap bungkam dari pejabat publik sering kali dinilai sebagai bentuk penghindaran, bukan penyelesaian.

Publik kini menanti kejelasan atas isu yang telah mencuat dan menjadi perhatian luas. Kejelasan dinilai penting, bukan hanya untuk menjawab spekulasi, tetapi juga untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap kepemimpinan daerah.

Faktual.net akan terus menelusuri dan mengonfirmasi informasi ini guna menghadirkan pemberitaan yang berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan. (*/Red.)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *