Example floating
Example floating
banner 970x200
Nasional

Takjil di Tepi Jalan! Kejutan Manis dari Patroli Polda Sulsel

136
×

Takjil di Tepi Jalan! Kejutan Manis dari Patroli Polda Sulsel

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JURNALPOLRI.MY.ID, Makassar – Langit senja mulai menguning di atas Kota Makassar. Di sepanjang Jalan Sultan Hasanuddin, lalu lintas terlihat sibuk seperti biasa. Para pengendara, baik roda dua maupun roda empat, berlomba dengan waktu agar bisa tiba di rumah sebelum azan magrib berkumandang.

Namun, di tengah hiruk-pikuk perjalanan, ada pemandangan yang berbeda. Sejumlah personel dari Patroli Perintis Presisi Direktorat Samapta Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) berdiri di tepi jalan, membawa kantong berisi takjil. Senin (4/3/2025)

banner 300x600

Senyum mereka mengiringi setiap paket kecil yang diserahkan kepada para pengguna jalan—sebuah aksi sederhana, tetapi sarat makna di bulan Ramadan.

Kegiatan berbagi takjil ini bukan sekadar bagi-bagi makanan. Bagi para personel Dit Samapta Polda Sulsel, ini adalah bentuk kepedulian kepada masyarakat yang masih berada di perjalanan saat waktu berbuka tiba.

“Kami ingin membantu mereka yang belum sempat berbuka di rumah. Semoga takjil ini bisa menjadi pelepas dahaga dan sedikit memberi kebahagiaan,” ujar salah satu anggota Patroli Perintis Presisi dengan senyum hangat.

Beberapa pengendara tampak terkejut menerima takjil secara cuma-cuma. Ada yang langsung mengucapkan terima kasih, ada pula yang tersenyum penuh rasa syukur.

“Jujur saya tidak menyangka. Biasanya kalau telat pulang, ya harus beli makanan dulu. Tapi ini ada yang berbagi, rasanya senang sekali,” ujar Hendra (32), seorang pengendara motor yang kebetulan melintas.

Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang berbagi dan mempererat tali silaturahmi. Bagi Dit Samapta Polda Sulsel, kegiatan ini menjadi salah satu cara untuk semakin dekat dengan masyarakat.

Tak hanya sekadar memberikan takjil, para personel juga menyempatkan diri untuk berbincang singkat dengan warga.

Keakraban yang terjalin di jalanan ini menciptakan suasana hangat, seolah menghapus batas antara petugas dan masyarakat.

“Kami ingin masyarakat merasa bahwa polisi bukan hanya penegak hukum, tetapi juga bagian dari mereka. Kebersamaan seperti ini sangat penting, terutama di bulan yang penuh berkah ini,” ungkap salah satu anggota.

Aksi sosial ini mungkin terlihat sederhana, tetapi dampaknya bisa sangat luas. Dit Samapta Polda Sulsel berharap kegiatan ini bisa menginspirasi lebih banyak orang untuk ikut berbagi, sekecil apa pun bentuknya.

Di tengah kehidupan yang serba cepat dan individualistis, momen-momen seperti ini menjadi pengingat bahwa kebaikan bisa dilakukan di mana saja—bahkan di pinggir jalan, di antara kemacetan dan kesibukan kota.

Saat azan magrib berkumandang, sebagian personel ikut berbuka di lokasi dengan takjil yang tersisa.

Sejenak mereka berhenti, menikmati momen kebersamaan sebelum kembali menjalankan tugas mereka menjaga keamanan Kota Makassar.

Di balik seragam dan tugas yang mereka emban, ada hati yang terus berusaha memberi, mengayomi, dan menginspirasi. Ramadan kali ini, mereka membuktikan bahwa kepedulian tak mengenal batas. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *