Example floating
Example floating
banner 970x200
Blog

Telan Dana 6,3 M , Baru Dikerjakan Aspal Jalan SM Raja Mulai Rusak

31
×

Telan Dana 6,3 M , Baru Dikerjakan Aspal Jalan SM Raja Mulai Rusak

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Jurnalpolri.com – Rokan Hilir – Dilasir dari Dumaipos.com Kualitas pengerjaan aspal hotmix ruas jalan Sisingamangaraja kecamatan Bagan Sinembah kembali mendapatkan sorotan warga dan pengguna jalan.

Pasalnya baru dua pekan selesai dikerjakan sejauh ini kondisi badan jalan aspal di jalan lintas penghubung  kecamatan Bagan Sinembah – Bagan Sinembah Raya (Basiran) ini sudah mulai retak dan bergelombang.

banner 300x600

Irwansyah Saragih, salah seorang warga jalan Sisingamangaraja kepada awak media, Selasa (17/9/2024) sangat menyayangkan kondisi ruas jalan yang baru saja selesai dikerjakan dua pekan lalu.

” Sebagai warga tempatan, kita sangat menyayangkan kualitas pengerjaan pengaspalan jalan ini yang terkesan asal-asalan, ” ujarnya.

Terlepas dari volume kendaraan yang melintas di jalan tersebut, dirinya juga menyoroti proses pengerjaan yang diduga asal-asalan.

” Ya memang jalan ini selalu dimanfaatkan oleh kendaraan bertonase besar (ODOL,Red). Bahkan, saat pengerjaan berlangsung kendaraan milik perusahaan tersebut juga tetap melintas dijalan ini. Sehingga baru dua pekan kondisinya sudah seperti ini retak dan bergelombang,” ungkapnya lagi.

Dengan kondisi tersebut, dirinya juga meyakini tidak ada warga disepanjang jalan ini yang tidak kecewa terhadap kualitas pembangunan jalan tersebut. Kualitas aspal hotmix ruas jalan tersebut diragukan sebab belum satu bulan digunakan tapi sudah langsung retak dan bergelombang.

“Masyarakat sangat senang dengan perbaikan jalan dimaksud, tetapi seharusnya pihak rekanan menjaga kualitas jalan supaya bisa bertahan lama,” katanya.

” Lemahnya pengawasan dari dinas teknis sehingga kontrak diduga kerja asal jadi. Fungsi pengawasan dari panitia proyek tidak berjalan dengan maksimal. Karena pengaspalan jalan ini menelan anggaran cukup besar, yakni kisaran Rp 6,3 M,” tegasnya

Ungkapan senada juga disampaikan oleh pengguna jalan, Faisir Dalimunthe. Menurutnya, kerusakan jalan tersebut harus segera disikapi serius.

” Hendaknya semua pihak, baik itu kontraktor, pemborong dan Dinas terkait harus segera memikirkan kondisi ini sebelum semakin bertambah parah rusaknya,” katanya.

Dia mengatakan masyarakat sangat kecewa karena jalan tersebut tidak bertahan lama. Sangat merugikan masyarakat dan pengguna jalan lainnya.

Karena itu, berharap kontraktor dan pihak-pihak terkait lainnya bisa bertanggung jawab dan secepatnya memperbaiki kerusakan badan jalan tersebut.

Dan menyikapi banyaknya kendaraan Over Dimensi Overload Load (ODOL) yang melintas itu juga harus menjadi perhatian dari instansi terkait.

” Intinya, semua pihak pasti terkait dalam hal ini, bukan kerja di lapangan saat disindir masyarakat dan dilakukan saat ada kepentingan sesaat seperti yang terjadi selama ini,” pungkas Faisir Dalimunthe. (Rls/SUROYO)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *