JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Sabtu malam (5/4/2025), halaman Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Sidrap tak seperti biasanya.
Lampu-lampu taman menyala hangat, menyambut kehadiran sosok penting dari Jakarta: Menteri Agama Republik Indonesia, Ag. Prof. Dr. K.H. Nasaruddin Umar, M.A.
Di tengah riuhnya penyambutan, berdiri tegak Wakapolres Sidrap KOMPOL Sulkarnain, mewakili Kapolres AKBP Dr. Fantry Taherong, S.H., S.I.K., M.H. dalam menyambut kunjungan silaturahmi penuh makna itu.
Wajah KOMPOL Sulkarnain tampak teduh namun tegas. Dengan sigap ia bergerak, menyapa tamu, dan berkoordinasi dengan jajaran Forkopimda lainnya.
Dalam balutan suasana pasca Idul Fitri 1446 H, kehadirannya bukan sekadar formalitas—tapi penegasan bahwa Polres Sidrap hadir aktif dalam menjaga harmoni dan silaturahmi lintas sektor.
“Ini bukan sekadar kunjungan biasa. Kehadiran Pak Menteri membawa pesan penting bagi seluruh masyarakat Sidrap,” tutur KOMPOL Sulkarnain di sela acara.
Ia menyebut kehadiran Menag sebagai momen kehormatan dan bentuk perhatian besar pemerintah pusat terhadap daerah.
Malam itu, Rujab Bupati menjadi titik pertemuan hangat antara pejabat negara, tokoh agama, dan masyarakat Sidrap.
Di antara senyum dan saling salam, terdengar lantang pesan-pesan perdamaian dan pentingnya moderasi beragama yang disampaikan langsung oleh Menag.
Namun suasana itu tak lepas dari kesiapan dan kerja senyap jajaran Polres Sidrap yang sejak sore telah mengamankan lokasi secara terbuka maupun tertutup.
Di bawah komando Wakapolres, pengamanan berjalan tertib, humanis, dan penuh kehangatan—membuktikan bahwa Sidrap siap menyambut tokoh nasional dengan aman dan bersahabat.
KOMPOL Sulkarnain tak hanya berdiri sebagai pengawal keamanan, tapi juga sebagai representasi kepolisian yang turut membangun jembatan antar elemen.
Dalam dialog singkatnya dengan tokoh agama, ia menegaskan dukungan Polres Sidrap terhadap penguatan kerukunan umat dan sinergi antar institusi.
“Kami selalu siap menjadi bagian dari upaya menjaga harmoni. Ini bukan hanya tugas, tapi panggilan untuk menjaga Sidrap tetap kondusif dan penuh kebersamaan,” ucapnya mantap.
Acara berlangsung penuh keakraban. Di akhir kegiatan, Menteri Agama memimpin doa bersama, memohon keberkahan dan keselamatan untuk seluruh masyarakat Sidrap.
Di antara para tokoh dan masyarakat yang hadir, terlihat jelas wajah-wajah bahagia—merasakan momen langka yang begitu bermakna.
Dan di tengah semua itu, sosok Wakapolres Sidrap tetap berdiri teguh. Tak menonjolkan diri, tapi hadir nyata—menjadi bagian penting dari malam silaturahmi nasional yang damai dan berkesan.
Karena menjaga silaturahmi, bagi Polres Sidrap, bukan hanya tugas protokoler—tapi bagian dari menjaga jantung perdamaian Sidrap tetap berdetak dengan tenang. (*)















