Example floating
Example floating
banner 970x200
Berita

Ziarah Pemkab Bone Gegerkan Sidrap

40
×

Ziarah Pemkab Bone Gegerkan Sidrap

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SIDRAP, JURNALPOLRI.MY.ID – Makam We Tenri Pattuppu di Jalan Bau Massepe, Kelurahan Massepe, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, mendadak jadi pusat perhatian, Rabu (25/3/2026). Suasana yang biasanya tenang berubah khidmat saat rombongan Pemerintah Kabupaten Bone melakukan prosesi tabur bunga dalam rangka memperingati Hari Jadi Bone (HJB) ke-696.

Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Wakil Buoati Bone, Andi Akmal Pasluddin dan disambut oleh Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah. Momen tersebut langsung menyita perhatian warga dan tokoh masyarakat setempat yang turut hadir menyaksikan prosesi penuh penghormatan itu.

banner 300x600

Sejumlah pejabat penting Sidrap tampak ikut mendampingi, mulai dari unsur Forkopimda, kepala OPD, hingga tokoh masyarakat Kecamatan Tellu Limpoe. Kehadiran mereka memperkuat nuansa kebersamaan dalam ziarah yang sarat nilai sejarah tersebut.

Prosesi berlangsung tertib dan penuh makna. Kedua wakil bupati bersama rombongan tampak khusyuk menaburkan bunga di pusara tokoh bersejarah tersebut. Ziarah ini bukan sekadar seremoni, tetapi juga menjadi ruang refleksi untuk mengenang perjuangan masa lalu.

Wabup Sidrap dan Wabup Bone mengikuti prosesi tabur bunga di makam We Tenri Pattuppu dalam rangka HJB ke-696.
Wabup Sidrap Nurkanaah bersama Wabup Bone Andi Akmal Pasluddin tampak khusyuk saat prosesi tabur bunga di makam We Tenri Pattuppu, memperingati Hari Jadi Bone ke-696.

Wabup Sidrap, Nurkanaah, menegaskan bahwa kunjungan ini memiliki arti lebih dari sekadar ritual tahunan. Ia menyebut makam We Tenri Pattuppu sebagai simbol kuat hubungan historis antara Sidrap dan Bone, khususnya dalam penyebaran syiar Islam di masa lampau.

“Ini bukan hanya ziarah, tapi cara kita merawat ingatan sejarah dan memperkuat hubungan emosional antar daerah,” tegasnya.

Tak hanya itu, Nurkanaah juga membuka peluang besar di balik momentum ini. Ia menyebut kawasan makam tersebut akan didorong menjadi destinasi wisata religi dan budaya unggulan di Sidrap. Menurutnya, potensi ini bisa menjadi pintu masuk penguatan ekonomi lokal.

Lebih jauh, ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas daerah. Sektor pertanian, peternakan, perikanan hingga energi terbarukan disebut menjadi fokus kerja sama strategis antara Sidrap dan Bone ke depan.

Sementara itu, Wabup Bone, Andi Akmal Pasluddin menegaskan bahwa ziarah ini merupakan bentuk penghormatan kepada Raja Bone ke-10 sekaligus pengingat akan eratnya hubungan dua daerah dalam sejarah penyebaran Islam.

Ia juga mengapresiasi berbagai capaian pembangunan di Sidrap dan berharap sinergi kedua daerah terus diperkuat. Menurutnya, hubungan historis yang telah terjalin lama harus menjadi fondasi kerja sama yang lebih konkret.

Kegiatan ziarah ini menjadi bukti bahwa sejarah bukan sekadar cerita masa lalu. Di tangan pemimpin daerah, ia bisa menjadi energi baru untuk membangun kolaborasi, memperkuat identitas, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis budaya dan kearifan lokal.

Sidrap hari ini bukan hanya menjadi tuan rumah, tetapi juga panggung pertemuan sejarah, budaya, dan masa depan. Sebuah sinyal kuat bahwa sinergi antardaerah bukan lagi wacana—melainkan langkah nyata yang mulai dijalankan. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *