JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Senin, 16 Desember 2024, di bawah langit malam Desa Batu Lappa, Kecamatan Watang Pulu, suasana terasa syahdu.

Ratusan jemaat berbondong-bondong menuju tempat ibadah untuk mengikuti Ibadah Kibait, salah satu tradisi keagamaan penting umat Kristiani yang membawa nuansa khusyuk jelang Natal.

Namun, ada hal yang berbeda malam itu—kehadiran personel Kepolisian Sektor Watang Pulu Polres Sidrap menambah rasa aman di tengah kebersamaan jemaat.

Kapolsek Watang Pulu, Iptu Ahmad Tangko, memimpin langsung pengamanan ini. Dengan mata yang awas dan langkah tegas, personel kepolisian terlihat siaga di sekitar lokasi ibadah.

Bukan hanya sekadar menjaga, kehadiran mereka seolah menjadi penghalau kekhawatiran yang mungkin muncul di hati para jemaat.

“Menjelang Natal, kami meningkatkan pengamanan di tempat-tempat ibadah agar jemaat bisa melaksanakan ibadah dengan rasa aman dan nyaman,” ujar Iptu Ahmad Tangko penuh kepedulian.

Pengamanan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi sebuah komitmen Polsek Watang Pulu untuk menjaga Situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Sitkamtibmas).

Malam itu, setiap sudut lokasi ibadah diperhatikan dengan seksama, memastikan tak ada celah gangguan yang bisa merusak suasana damai.

Bagi Jemaat Batu Lappa, kehadiran aparat kepolisian memberikan rasa tenang yang begitu dalam. Salah satu pengurus Jemaat Batu Lappa menyampaikan apresiasinya dengan penuh haru.

“Kami sangat berterima kasih atas pengamanan yang diberikan. Kehadiran Polsek Watang Pulu benar-benar menunjukkan perhatian mereka kepada kami,” ujarnya sambil tersenyum lega.

Ia menambahkan, malam ibadah yang sakral ini bisa berjalan tertib berkat penjagaan yang dilakukan dengan sepenuh hati oleh personel kepolisian. Tidak ada keraguan di antara jemaat; semuanya bisa fokus beribadah dengan khusyuk.

Di tengah kesibukan pengamanan, Iptu Ahmad Tangko menegaskan bahwa pengamanan ibadah ini adalah bagian dari pelayanan Polri kepada masyarakat, terutama di momen-momen besar seperti Natal.

“Kami hadir bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tetapi juga sebagai pelayan masyarakat. Ketenangan warga saat beribadah adalah prioritas kami,” ucapnya tegas.

Lebih dari itu, Kapolsek juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Pengamanan akan terus ditingkatkan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh lapisan masyarakat.

“Kamtibmas yang kondusif adalah harapan kita bersama, dan kami akan bekerja keras untuk mewujudkannya,” tutupnya penuh semangat.

Suasana penuh damai malam itu meninggalkan kesan mendalam di hati jemaat. Salah seorang jemaat dengan wajah berseri mengungkapkan rasa syukurnya.

“Kehadiran polisi membuat kami merasa dilindungi. Terima kasih kepada Polsek Watang Pulu yang sudah hadir dan menjaga kami,” ujarnya tulus.

Bagi jemaat, pengamanan seperti ini bukan sekadar kehadiran aparat, melainkan simbol perhatian dan kepedulian yang tak ternilai. Rasa aman dan damai pun menyelimuti seluruh rangkaian ibadah hingga selesai.

Malam itu, Ibadah Kibait bukan hanya tentang doa yang dipanjatkan, tetapi juga tentang rasa kebersamaan yang terjalin erat antara aparat kepolisian dan masyarakat.

Polsek Watang Pulu berhasil membuktikan bahwa keamanan adalah bentuk kasih sayang tanpa pamrih, menyatu dalam setiap langkah yang diambil.

Langit Batu Lappa yang hening menjadi saksi bahwa di tengah tantangan zaman, kepolisian tetap hadir sebagai penjaga kedamaian.

Dengan pengamanan yang hangat dan penuh perhatian, malam ibadah Kibait pun berlalu dalam damai, meninggalkan jejak ketenangan di hati setiap jemaat. (*)