JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Matahari pagi baru saja menyentuh Dusun 2 Sabara, Desa Lise, saat deru langkah dan semangat gotong royong mulai memenuhi sudut desa.
Senin (30/12/2024), Koramil 01/Panca Lautang kembali menggelar karya bakti yang tak hanya mengangkat sampah, tetapi juga merajut kebersamaan dan mempererat ikatan antara warga dan TNI.
Di bawah arahan Batituud Ramil 01/Panca Lautang, Peltu Kisman, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa kekuatan terbesar dalam menyelesaikan permasalahan adalah kebersamaan.
Kepala Desa Lise beserta staf dan Babinsa turut serta, menjadi bagian dari langkah kecil yang membawa dampak besar. Satu unit dump truck sudah siap siaga, seperti prajurit setia yang menanti komando untuk membersihkan desa dari tumpukan sampah.
“Kami tidak hanya membawa alat, tetapi juga harapan. Gotong royong ini adalah cerminan kepedulian kami terhadap lingkungan dan masyarakat. Sampah yang diangkat hari ini adalah simbol bahwa masalah, sekecil apapun, dapat diatasi jika kita melangkah bersama,” ujar Peltu Kisman mewakili Danramil 01/Panca Lautang.
Kehadiran TNI dalam kegiatan ini bagaikan tameng yang melindungi dan pelita yang menerangi. Bukan hanya menyapu sampah, tetapi juga menanamkan nilai cinta lingkungan.
Peltu Kisman menegaskan, gotong royong bukan sekadar rutinitas, melainkan warisan budaya yang harus terus dijaga.
“Melalui karya bakti ini, kami ingin membangkitkan semangat gotong royong warga. Di balik setiap tumpukan sampah yang terangkat, ada rasa cinta terhadap kebersihan dan tanggung jawab untuk menjaga lingkungan. Kehadiran TNI di sini adalah untuk merangkul, bukan sekadar memerintah,” tambahnya.
Proses pengangkutan sampah menggunakan dump truck berlangsung tertib. Sampah-sampah tersebut kemudian dibawa ke lokasi pembuangan yang telah disiapkan oleh pemerintah desa.
Bagi warga, pemandangan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan bukti bahwa mereka tidak berjalan sendiri dalam menjaga desa.
Seorang warga yang enggan disebutkan namanya menyampaikan apresiasinya.
“Kalau bukan karena Koramil, mungkin sampah ini masih menumpuk. Mereka datang, bukan hanya membawa solusi, tapi juga memberi kami semangat untuk ikut bergerak. Terima kasih untuk TNI yang selalu hadir di tengah-tengah kami,” ucapnya.
Karya bakti ini adalah bukti bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya soal keamanan, tetapi juga solusi. Koramil 01/Panca Lautang telah menjadikan gotong royong sebagai jembatan yang menghubungkan hati dan menyatukan kepedulian.
Dengan setiap sampah yang terangkut, terbangunlah harapan baru bahwa kebersihan dan kenyamanan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.
Dan di setiap sudut Desa Lise, jejak langkah TNI akan selalu menjadi pengingat bahwa kebersamaan adalah kunci dari setiap perubahan. (*)
Sumber: Sukriadi/Pen Kodim 1420







Tinggalkan Balasan