JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Di bawah langit pagi yang cerah, Koramil 1420-02/Tellu Limpoe kembali turun tangan. Dipimpin langsung oleh Peltu Baharuddin, karya bakti di SDN 1 Amparita, Kelurahan Amparita, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, Selasa (31/12/2024), bukan sekadar rutinitas, tapi bukti nyata kepedulian TNI terhadap dunia pendidikan dan lingkungan.
Langkah kaki Peltu Baharuddin di halaman sekolah, seperti panggilan semangat bagi para siswa dan guru yang telah siap dengan sapu dan cangkul di tangan.
Mereka bahu-membahu, menyisir setiap sudut halaman, membabat rumput liar, dan membersihkan saluran got yang dipenuhi tumpukan sampah.
Aliran air yang selama ini tersendat seakan kembali bernapas lega, terhindar dari ancaman banjir di musim penghujan.
“Ini bukan sekadar membersihkan sekolah, tapi menanamkan cinta pada lingkungan sejak dini,” ujar Peltu Baharuddin.
Baginya, gotong royong ini adalah panggung kecil yang mengajarkan generasi muda tentang tanggung jawab sosial.
“Jika sejak kecil mereka sudah terbiasa menjaga kebersihan, kelak merekalah yang akan menjadi penjaga lingkungan kita,” lanjutnya, dengan sorot mata penuh harapan.
Kehadiran Babinsa di SDN 1 Amparita bukan hal baru. Program ini telah menjadi agenda rutin, sekali dalam sebulan. Namun, setiap kedatangan mereka selalu disambut hangat, seperti teman lama yang membawa semangat baru.
Ibu Ince, salah satu guru SDN 1 Amparita, tak bisa menyembunyikan rasa syukur. Baginya, kehadiran Babinsa adalah angin segar yang membawa dampak positif, bukan hanya pada lingkungan, tapi juga pada karakter siswa.
“Anak-anak belajar lebih dari sekadar teori. Mereka melihat langsung bagaimana kerja sama dan kepedulian itu dilakukan,” ujarnya.
Di sela-sela deru cangkul dan sapu yang menggesek tanah, tawa riang para siswa menjadi musik pengiring. Meski peluh membasahi wajah mereka, semangat untuk menciptakan lingkungan sekolah yang bersih tak pernah surut.
Dalam momen sederhana ini, tumbuh rasa memiliki dan tanggung jawab yang melekat dalam hati kecil mereka.
Karya bakti ini bukan hanya agenda bersih-bersih, tapi jembatan yang menghubungkan TNI dengan masyarakat.
Peltu Baharuddin memastikan, program ini akan terus berlanjut, menjadi bagian dari upaya menjaga kebersihan dan mempererat silaturahmi dengan warga.
“Kami di sini bukan hanya sebagai penjaga keamanan, tapi juga sahabat masyarakat,” pungkasnya.
Dengan langkah pasti, Koramil 1420-02/Tellu Limpoe menegaskan bahwa kebersihan dan kepedulian adalah warisan terbaik untuk masa depan.
Karena di balik sekolah yang bersih, ada generasi yang tumbuh dengan hati yang jernih dan penuh kepedulian. (*)
Sumber: Sukriadi/Pen Kodim 1420







Tinggalkan Balasan