JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Pagi itu, Selasa 31 Desember 2024, Pasar Sentral Rappang terasa berbeda. Lorong-lorong pasar yang biasanya dipenuhi hiruk-pikuk transaksi, kini disusuri oleh langkah tegas Pj Bupati Sidrap, Idham Kadir Dalle.
Di sisinya, berdiri Dandim 1420/Sidrap, Letkol Inf Awaloeddin S.I.P., bersama jajaran Pemkab Sidrap. Mereka bukan hanya sekadar hadir, tapi membawa misi besar: memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali di penghujung tahun.
Dari sudut ke sudut, Idham Kadir Dalle dan Letkol Awaloeddin menyapa para pedagang. Senyum ramah berpadu dengan ketelitian mata yang mengamati setiap timbangan, setiap tumpukan cabai, bawang, hingga beras yang tertata rapi.
Pasar, yang menjadi denyut nadi ekonomi masyarakat, seolah mendapat perhatian khusus di penghujung 2024 ini.
Kebersamaan ini tak hanya formalitas. Letkol Awaloeddin, dengan seragam hijaunya, tampak berdiskusi hangat dengan beberapa pedagang.
“Harga cabai merah besar masih di angka Rp25.000/kg, sementara cabai rawit menyentuh Rp35.000/kg,” ujarnya, mencatat dengan cermat. Di sisi lain, beras premium masih bertahan di harga Rp14.000/kg, meski ada sedikit pergerakan harga pada bawang merah yang naik dari Rp40.000/kg menjadi Rp45.000/kg.
Tak hanya pedagang yang menjadi pusat perhatian. Warga yang berbelanja pun ikut disapa, diajak berbincang mengenai ketersediaan bahan pokok.
“Kami ingin memastikan harga tetap stabil dan stok selalu tersedia. Jangan sampai ada kelangkaan,” tegas Letkol Awaloeddin, sembari melirik tumpukan ayam potong yang harganya merangkak naik dari Rp35.000/kg menjadi Rp38.000/kg.
Di antara keramaian, salah satu pedagang bawang, menyampaikan keluhannya.
“Harga bawang merah naik tipis, Pak. Tapi stok aman, masih bisa dijaga,” ujarnya.
Letkol Awaloeddin menanggapi dengan tenang, memberi kepastian bahwa Pemkab dan TNI akan terus memantau pergerakan harga, agar lonjakan tak menjadi beban masyarakat.
Momen ini juga menjadi ajang kolaborasi berbagai pihak. Hadir Ketua DPRD, Sekda, hingga Kasat Intelkam Polres Sidrap. Tak ketinggalan, wakil dari Bulog dan dinas terkait turut menyelaraskan langkah dalam menjaga keseimbangan pasar.
Pemantauan ini tak sekadar angka-angka dalam daftar. Ini adalah bentuk nyata kehadiran pemerintah di tengah masyarakat.
Letkol Awaloeddin menegaskan, stabilitas harga adalah salah satu pilar utama dalam menjaga ketenangan dan kesejahteraan rakyat.
“Pasar yang aman adalah cerminan masyarakat yang sejahtera,” katanya, menutup pemantauan dengan senyum optimis.
Dengan berakhirnya pantauan, satu pesan jelas tersirat: di tengah tantangan ekonomi, sinergi antara TNI dan Pemkab Sidrap menjadi benteng kokoh yang menjaga keseimbangan, memastikan roda ekonomi tetap berputar, dan memberi rasa tenang bagi setiap warga yang melangkah di pasar tradisional Sidrap. (*)
Sumber: Sertu Arfat/Pen Kodim 1420







Tinggalkan Balasan