JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Langit Desa Mario, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidrap, terlihat cerah pada Minggu (12/01/2025), seolah menyambut semangat gotong royong yang digelorakan oleh Koramil 1420-06/Panca Rijang.

Dipimpin langsung oleh Pelda Muhammad Nur, Batituud Koramil 1420-06, karya bakti kali ini menjadi bukti nyata sinergi antara TNI dan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Di bawah arahan Pelda Muhammad Nur, kegiatan ini menyasar saluran air yang tersumbat akibat tumpukan sampah dan rumput liar.

“Karya bakti ini bukan sekadar membersihkan lingkungan. Ini adalah bentuk nyata kepedulian kami terhadap masa depan desa. Kebersihan lingkungan adalah langkah awal mencegah bencana banjir yang bisa merugikan banyak pihak,” ujar Pelda Muhammad Nur dengan nada penuh dedikasi.

Dalam kegiatan ini, seluruh elemen masyarakat turun tangan, termasuk mahasiswa KKN dari UIN Makassar. Gotong royong menjadi jembatan yang mempererat hubungan antara TNI dan warga.

Dari pemotongan rumput liar hingga pengangkatan sampah dari saluran air, semua dilakukan dengan semangat kebersamaan.

Camat Kulo, M. Fasrah Nur, S.STP.Si., dan Kepala Desa Mario, H. Andi Maisur, turut hadir memberikan dukungan nyata. Armada pengangkut sampah disiapkan untuk memastikan hasil kerja keras tidak menjadi tumpukan baru di tempat lain.

“Apa yang dilakukan hari ini adalah cerminan kesatuan warga dan pemerintah dalam menciptakan desa yang lebih baik. Kami sangat mengapresiasi inisiatif ini,” ujar Camat Kulo.

Tak hanya soal aksi, karya bakti ini juga menanamkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga lingkungan. Seorang tokoh masyarakat, menyampaikan rasa bangganya terhadap kehadiran TNI di tengah masyarakat.

“Kami merasa terlindungi. Kehadiran mereka membawa semangat dan motivasi bagi kami untuk terus peduli pada lingkungan,” katanya.

Hasil karya bakti ini dirasakan langsung oleh warga. Saluran air kini bersih, mengalir tanpa hambatan, dan siap menampung hujan deras. Perbaikan ringan pada saluran yang rusak juga memastikan fungsi pengaliran tetap optimal.

Kegiatan yang sederhana ini menjadi bukti bahwa kolaborasi antara TNI, pemerintah, dan masyarakat mampu menciptakan perubahan besar.

Seperti kata Pelda Muhammad Nur, “Dengan gotong royong, pekerjaan yang berat terasa ringan. Bersama, kita menjaga desa agar tetap aman dan nyaman.”

Semangat yang ditanamkan hari ini bukan hanya untuk membersihkan lingkungan, tetapi juga menjaga harmoni antara manusia, alam, dan sesama. Sebuah langkah kecil di Desa Mario, namun dampaknya dirasakan hingga jauh ke depan. (*)

Sumber: Sukriadi/Pen Kodim 1420