JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Terik matahari belum sepenuhnya menyengat saat Serma Afsalul Rahman, Babinsa Koramil 1420-05/Dua Pitue, turun ke Desa Salobukkang, Kecamatan Dua Pitue, Kab. Sidrap. Rabu (12/02/2025).
Dengan cangkul di tangan dan semangat membara, ia memimpin warga membersihkan saluran irigasi yang mulai tersumbat.
Lumpur mengendap, ranting dan sampah menghambat aliran air. Jika dibiarkan, sawah petani bakal kekeringan, panen terancam gagal, dan kesejahteraan mereka ikut terguncang.
Babinsa tak tinggal diam—aksi gotong royong digelar, demi masa depan pangan yang lebih cerah.
“Kalau irigasi lancar, padi tumbuh subur, petani bahagia. Ini bukan cuma soal air, tapi soal masa depan mereka,” ujar Serma Afsalul Rahman, sembari terus mengarahkan warga dalam pembersihan saluran air.
Di Desa Salobukkang, pertanian adalah jantung kehidupan. Namun, tanpa pengairan yang baik, harapan panen melimpah hanya akan jadi angan-angan.
Itulah sebabnya, peran Babinsa dalam menjaga infrastruktur pertanian bukan sekadar tugas, tetapi panggilan jiwa.
Tak hanya membuka aliran air, kegiatan ini juga membuka pintu silaturahmi. Kebersamaan antara TNI dan warga semakin erat, membuktikan bahwa pertahanan negara tak hanya soal senjata, tapi juga sawah dan ladang.
Warga setempat menyambut baik aksi ini. Dengan wajah penuh semangat, mereka turut serta dalam pembersihan, menyadari bahwa tanpa kerja sama, pertanian tak akan berkembang.
“Kami sangat terbantu dengan kepedulian Babinsa. Ini bukti bahwa TNI selalu ada untuk rakyat, bukan hanya soal keamanan, tapi juga kesejahteraan,” ujar seorang petani dengan senyum puas.
Saat siang menjelang, irigasi yang tadinya mampet kini kembali mengalir deras. Padi pun tersenyum, menanti tumbuh subur.
Dengan aksi nyata seperti ini, ketahanan pangan bukan lagi sekadar wacana, tapi langkah pasti menuju kesejahteraan petani.
Babinsa bergerak, sawah terselamatkan. Karena bagi mereka, pertanian yang kuat adalah pondasi bangsa yang tangguh. (*)
Sumber: Sukriadi/Pen Kodim 1420







Tinggalkan Balasan