JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Suasana Pasar Sentral Bilokka, Desa Bilokka, Panca Lautang, Sidrap, Selasa (15/4/2025), mendadak lebih hidup dari biasanya.
Bukan karena hari pasar besar, tapi karena dua Babinsa berseragam loreng terlihat menyusuri los demi los, berdialog langsung dengan para pedagang dan pembeli.
Dua Babinsa tersebut, Sertu Isman dan Sertu Rusli dari Koramil 1420-01/Panca Lautang, sedang melaksanakan tugas pemantauan harga serta ketersediaan bahan pokok menjelang hari-hari besar keagamaan.
Tak sekadar mampir, keduanya mencatat satu per satu harga kebutuhan pokok, sambil memastikan tak ada praktik curang yang merugikan masyarakat.
“Ini bagian dari upaya kami menjaga stabilitas pangan. Kami ingin pastikan bahan pokok tersedia dan harga tetap terjangkau,” ujar Sertu Isman di sela-sela pemantauan.
Dari hasil pengamatan mereka, harga bahan pokok terpantau relatif stabil. Berikut daftar harga yang sempat dicatat:
Beras: Biasa Rp12.000/kg, Premium Rp14.000/kg
Daging & Ayam: Daging sapi Rp135.000/kg, Ayam ras Rp55.000/ekor, Ayam kampung Rp80.000/ekor
Ikan: Bandeng Rp10.000/ekor, Cakalang Rp20.000/ekor, Layang Rp8.000/ekor
Telur: Ayam ras Rp50.000/rak, Ayam kampung & bebek masing-masing Rp55.000/rak
Bumbu dapur: Bawang merah Rp30.000/kg, Bawang putih Rp43.000/kg, Cabe rawit merah Rp60.000/kg
Minyak goreng: Bimoli Rp28.000/liter, Kita Rp16.000/liter, Sania Rp27.000/liter
Sambil berjalan, Babinsa juga aktif berdialog. Salah satunya dengan Hj. Mariati (53), pedagang sembako yang mengaku senang dengan kehadiran aparat TNI di tengah pasar.
“Biasanya yang kontrol harga dari dinas saja. Tapi kalau Babinsa datang, rasanya lebih tenang. Kita juga jadi tahu kalau pengawasan memang nyata,” ujarnya sambil menata karung beras.
Senada disampaikan oleh Syamsir (41), yang saat itu sedang membeli telur dan minyak.
“Jujur, ini bikin kita merasa diperhatikan. Apalagi saat jelang dan pasca hari raya, harga bisa tiba-tiba naik. Kalau ada yang awasi begini, pedagang juga lebih hati-hati. Salut buat Babinsa,” ungkapnya.
Pemantauan berlangsung aman dan tanpa hambatan. Tak ditemukan kelangkaan atau lonjakan harga mencolok. Namun, Babinsa tetap mencatat setiap perubahan dan menyampaikan laporan berkala ke satuan.
“Pemantauan seperti ini akan kami lakukan rutin. Kalau ada gejolak harga atau kelangkaan, kita bisa langsung lapor dan ditindaklanjuti cepat,” kata Sertu Rusli.
Kegiatan ini jadi bukti konkret bahwa peran TNI tak hanya di bidang pertahanan. Di tengah pasar rakyat pun, mereka hadir sebagai mitra masyarakat dalam menjaga stabilitas ekonomi dan ketertiban. (*)















