JURNALPOLRI.MY.ID, Makassar – Suasana di Ballroom Hotel Ramayana, Jl. Gunung Bawakaraeng Makassar, terasa hangat dan penuh semangat, Rabu pagi (16/4/2025).
Di tengah deretan tamu penting dan suasana formal yang tertata rapi, Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Drs. Rusdi Hartono, M.Si., hadir membuka langsung Rapat Anggota Tahunan (RAT) ke-52 Puskoppolada Sulsel Tahun Buku 2024.
Bukan sekadar formalitas, RAT tahun ini jadi panggung penting untuk mengevaluasi perjalanan koperasi yang sudah memasuki usia lebih dari setengah abad.
Acara ini juga dihadiri perwakilan dari Dekopinwil Sulsel, Dinas Koperasi dan UMKM, serta jajaran pengurus inti Puskoppolada Sulsel.
Dalam sambutannya, Kapolda tampil lugas. Ia menegaskan bahwa RAT adalah jantungnya koperasi—bukan hanya kewajiban rutin, tapi cermin sehat-tidaknya sebuah koperasi.
“RAT itu indikator utama aktifnya koperasi. Di situlah letak transparansi dan akuntabilitas pengelolaan usaha. Jadi harus dilaksanakan secara konsisten dan profesional,” tegas Irjen Rusdi, yang bicara dengan nada tegas namun membangun.
Lebih jauh, jenderal bintang dua ini mengajak seluruh jajaran Puskoppolada untuk melakukan terobosan-terobosan baru yang berbasis koperasi.
Menurutnya, tantangan ekonomi saat ini menuntut koperasi lebih gesit, kreatif, dan adaptif.
“Saya mengajak kita semua, khususnya Puskoppolada Sulsel, untuk segera bergerak. Lakukan upaya nyata, ciptakan inovasi usaha yang mampu menumbuhkembangkan koperasi. Jangan stagnan,” lanjutnya.
Namun tak hanya soal strategi, nilai moral juga jadi sorotan. Irjen Rusdi tak segan menyinggung pentingnya membangun koperasi di atas fondasi kejujuran dan keikhlasan.
Menurutnya, dua hal itu adalah ruh dari koperasi yang sehat dan berkelanjutan.
“Mari tanamkan kejujuran dan keikhlasan dalam mengelola koperasi ini dengan baik dan benar. Koperasi bukan hanya alat usaha, tapi juga wadah kebersamaan,” tutupnya sambil menatap para pengurus dan anggota dengan nada serius.
RAT ke-52 ini diharapkan menjadi momentum untuk menyegarkan semangat koperasi di lingkungan Polri, terutama Puskoppolada Sulsel yang selama ini berperan penting dalam mendukung kesejahteraan anggota.
Di tengah tekanan ekonomi dan tantangan zaman, koperasi di tubuh kepolisian diharapkan tak hanya bertahan, tapi juga jadi contoh model usaha kolektif yang sehat dan modern.
Dan semua itu, kata Kapolda, dimulai dari satu hal yang sederhana: kejujuran. (*)















