Sidrap, JURNALPOLRI.MY.ID – Sebanyak 11 ribu bibit kelapa genjah pandan manis disalurkan kepada kelompok tani di Sidrap, Senin (24/11/2025). Penyaluran ini menjadi langkah pemerintah daerah memperkuat sektor perkebunan melalui komoditas cepat berproduksi.

Ribuan bibit itu diserahkan langsung oleh Bupati H Syaharuddin Alrif kepada kelompok tani sebagai langkah awal mendorong produktivitas perkebunan dan membuka peluang komoditas baru yang lebih menguntungkan petani.

Penyerahan berlangsung di Lapangan Kompleks SKPD, Senin (24/11/2025). Dalam kegiatan itu, Bupati menegaskan kelapa genjah pandan manis merupakan varietas unggulan yang cepat berbuah, berproduktivitas tinggi, dan memiliki nilai jual baik di pasaran.

Sejumlah pejabat dan peserta duduk dalam forum resmi di Sidrap, mendengarkan pemaparan dari seorang pejabat yang berdiri dan berbicara di hadapan mereka.
Suasana kegiatan Pemerintah Kabupaten Sidrap saat pejabat daerah memberikan pemaparan kepada peserta yang hadir dalam agenda penyaluran 11 ribu bibit kelapa genjah pandan manis kepada kelompok tani.

“Pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan bantuan sesuai dengan harapan langsung dari bapak Kementerian Pertanian. Bagaimana tanah yang ada di Kabupaten Sidrap ini dioptimasi supaya bisa menumbuhkembangkan pendapatan bagi masyarakat serta mengubah pola berkebun modern dengan tatanan sosial ekonomi pertanian yang bagus sehingga efeknya besar bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia menambahkan bibit kelapa genjah pandan manis diharapkan menjadi komoditas andalan baru bagi petani. Bupati juga menekankan pentingnya pendampingan berkelanjutan mulai dari penyaluran, penanaman, pemeliharaan, hingga pengelolaan hasil panen.

Kepala Bidang Perkebunan dan Hortikultura, Gazali Thayyib, menyampaikan bantuan tersebut berasal dari Kementerian Pertanian dan disalurkan kepada kelompok tani.

“Total bibit yang diserahkan mencapai 11.000 pohon. Ia menyebut bantuan ini sebagai upaya meningkatkan produktivitas sektor perkebunan serta mendukung peningkatan kesejahteraan petani,” tandasnya.