SIDRAP, JURNALPOLRI.MY.ID – Pemerintah Kabupaten Sidrap meminta seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayahnya untuk memastikan kelancaran pelayanan Bahan Bakar Minyak (BBM), tak terkecuali bagi sektor pertanian.

Langkah antisipatif ini diambil menyusul adanya sejumlah laporan terkait dinamika distribusi di lapangan yang berpotensi memengaruhi aktivitas produktif para petani.

​“Kami minta tolong pihak SPBU, terutama Kanie, Mattirotasi, dan Tanete. Banyak laporan yang masuk dari lapangan, dan kelancaran distribusi ini sangat krusial bagi keberlangsungan aktivitas petani kita,” kata Bupati Sidrap dalam rapat koordinasi di ruang kerjanya, Selasa (19/5/2026).

​Untuk menjaga ketertiban serta transparansi mekanisme di lapangan, Pemerintah Daerah (Pemda) Sidrap akan menerbitkan surat edaran terkait prosedur pelayanan BBM bagi sektor pertanian.

Kebijakan ini bertujuan agar pola penyaluran di seluruh SPBU menjadi lebih tertata, tepat sasaran, dan mendukung kelancaran musim tanam tanpa mengganggu kenyamanan konsumen lainnya.

​“Kita pastikan seluruh 14 SPBU di Sidrap tetap fokus melayani masyarakat luas, sekaligus memberikan perhatian proporsional pada kebutuhan sektor tani. Karena kunci keberhasilan roda perekonomian kita di daerah ini adalah ketersediaan BBM, pupuk, air, dan benih. Sebaik apa pun harga pasar, jika pemenuhan BBM untuk operasional terhambat, dampaknya akan meluas,” tegasnya.

​Pemda Sidrap juga mengusulkan agar agenda pertemuan bersama para pengelola SPBU digelar secara rutin setiap tiga bulan. Forum berkala ini diharapkan menjadi ruang koordinasi dan evaluasi demi menjamin pasokan BBM di seluruh wilayah Sidrap tetap stabil, aman, dan mampu menopang sektor pergerakan ekonomi daerah secara berkesinambungan.

​Melalui sinergi ini, Pemda berharap seluruh aktivitas, mulai dari pengolahan lahan hingga masa panen, dapat berjalan beriringan dengan pemenuhan kebutuhan energi masyarakat umum secara seimbang.

​Turut hadir dalam kegiatan ini perwakilan SPBU Sidrap, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Andi Patahangi Nurdin, Asisten Administrasi Umum Nasruddin Waris, Kepala Dinas (Kadis) PSDA Andi Safari Renata, Kadis TPHPKP (Pertanian) Ibrahim, serta jajaran terkait.

​Hadir pula Kepala Bagian (Kabag) Ekonomi Haris Alimin, Sekretaris Dinas Perdagangan Akbar, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Abdul Samad, serta para undangan lainnya.