JURNLPOLRI.MY.ID, Sidrap – Matahari baru saja naik saat deretan pasukan dan jajaran Forkopimda mulai memadati Lapangan SKPD, Jalan Harapan Baru, Kelurahan Batulappa, Kecamatan Watangpulu, Kamis (17/4/2025).
Pagi itu, Kabupaten Sidrap menggelar Upacara Integrasi Nasional tingkat kabupaten dengan suasana khidmat dan penuh semangat kebangsaan.
Yang mencuri perhatian, salah satu sosok militer hadir dalam barisan depan: Mayor Inf. Wahyudi, S.E., yang datang mewakili Dandim 1420/Sidrap dalam kapasitasnya sebagai Kasdim 1420/Sidrap.
Meski tak menyampaikan amanat, kehadiran Kasdim menjadi simbol kuat keterlibatan TNI dalam menjaga sinergitas antar unsur pimpinan daerah.
Dengan seragam hijau loreng yang mencolok di tengah dominasi seragam Korpri para pejabat sipil, Wahyudi tampak tenang, menyimak jalannya upacara dan menjadi representasi soliditas militer yang siap mendukung pembangunan daerah.
Keterlibatan Kasdim dalam kegiatan ini bukan sebatas formalitas. Di balik kehadiran itu, tersimpan pesan kuat: TNI siap menjadi garda terdepan menjaga integrasi dan persatuan lintas sektor di Sidrap.
“Kehadiran Pak Kasdim jadi penanda bahwa TNI tetap solid bersama Forkopimda. Dalam suasana yang penuh kolaborasi seperti ini, sinyal sinergitas sangat terasa,” ujar salah satu peserta upacara dari kalangan ASN yang tak mau disebut namanya.
Dalam upacara tersebut, Inspektur Upacara yang juga Kapolres Sidrap, AKBP Dr. Fantry Taherong, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan amanat penuh makna.
Ia menekankan bahwa pelaksanaan Upacara Integrasi Nasional ini bukan hanya seremonial tahunan, melainkan bentuk nyata sinergi antarpimpinan daerah dalam menjawab tantangan zaman yang makin kompleks.
“Upacara ini adalah sarana komunikasi strategis Forkopimda. Kita perlu terus memperkuat kolaborasi agar pemerintahan berjalan efektif dan pelayanan publik makin prima,” ujar Fantry dalam pidatonya.
Selain Kasdim, hadir pula Wakil Bupati Sidrap, Ketua DPRD, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala BPJS Ketenagakerjaan, para pejabat OPD, dan tamu undangan lainnya.
Lengkap sudah representasi unsur pemerintahan dan aparat hukum yang hari itu menunjukkan wajah utuh Forkopimda Sidrap.
Sementara dari sisi militer, meski Dandim berhalangan hadir, kepercayaan penuh diberikan kepada Kasdim Wahyudi untuk mewakili dan menjaga marwah TNI dalam forum resmi tersebut.
Sosoknya terlihat bersahaja, namun sikapnya mencerminkan profesionalitas militer yang disiplin dan siap bersinergi.
Kapolres Sidrap menutup amanatnya dengan ajakan menyentuh. Ia mengajak seluruh elemen untuk mendukung penuh program unggulan Bupati dan Wakil Bupati Sidrap: Sidrap Bersih, Sidrap Berkah, Sidrap Bercahaya, Sidrap Aman, dan Sidrap Religius.
Lima pilar pembangunan yang tak mungkin terwujud tanpa kerja sama yang utuh antar lembaga.
Upacara yang berlangsung tertib, lancar, dan sarat pesan kebersamaan itu pun ditutup dengan penuh semangat.
Tidak ada tepuk tangan meriah, namun atmosfer yang hangat di antara para pejabat cukup menunjukkan satu hal: semangat kolaborasi terus hidup di Sidrap, dengan TNI, lewat Kasdim, tetap berdiri gagah di tengah-tengahnya. (*)















