Example floating
Example floating
banner 970x200
Berita

Paris Yasir Hadiri Rakor Irigasi, Jeneponto Dapat Dua Embung Tenaga Surya

285
×

Paris Yasir Hadiri Rakor Irigasi, Jeneponto Dapat Dua Embung Tenaga Surya

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JURNALPOLRI.MY.ID, Makassar – Komitmen pemerintah untuk memperkuat ketahanan pangan nasional kembali digelorakan lewat Rapat Koordinasi (Rakor) Optimalisasi Sistem Pengairan Pertanian yang digelar di Baruga Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Kamis (17/4/2025).

Rakor ini dihadiri langsung oleh Bupati Jeneponto, H. Paris Yasir, yang datang bersama jajaran strategisnya—mulai dari Kepala Bappeda hingga Kepala Dinas Pertanian dan Dinas PUPR.

banner 300x600

Rakor dipimpin Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman dan diikuti seluruh kepala daerah se-Sulawesi Selatan.

Turut hadir dalam forum penting ini, Dirjen Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Andi Nur Alam Syah; Kepala BSIP Kementan, Prof. Fadjry Djufry; Wakil Gubernur Sulsel, Fatmawati Rusdi; hingga perwakilan Kementerian PUPR.

Topik utama? Irigasi. Terutama penanganan kerusakan ringan hingga sedang pada jaringan irigasi yang dinilai jadi kunci peningkatan produksi padi nasional di 2025.

Gubernur Sulsel dalam arahannya menekankan pentingnya konsolidasi data kerusakan irigasi di seluruh kabupaten/kota.

“Jangan tunggu parah, irigasi yang rusak ringan atau sedang harus segera diintervensi,” tegasnya.

Bukan hanya instruksi, Pemprov Sulsel juga langsung menggelontorkan solusi nyata.

Untuk Kabupaten Jeneponto, dua unit embung bertenaga surya akan dibangun.

Teknologi ramah lingkungan ini diyakini mampu menambah pasokan air pertanian dan memperluas cakupan lahan tanam yang bisa digarap petani.

Mendapat kabar tersebut, Bupati Paris Yasir tak bisa menyembunyikan apresiasinya.

“Inilah bentuk sinergi lintas sektor yang kami harapkan. Duduk bersama membahas pengairan, adalah langkah konkret menjaga ketahanan pangan,” ujar Paris usai rakor.

Ia menambahkan, intervensi terhadap irigasi pertanian sangat vital bagi Jeneponto yang dikenal sebagai lumbung pertanian kawasan selatan.

“Kalau irigasi lancar, produksi meningkat. Dan itu berdampak langsung pada kesejahteraan petani kita,” tegasnya.

Paris juga menyelipkan harapan kepada pemerintah pusat agar kebutuhan irigasi di daerah dengan potensi tinggi seperti Jeneponto lebih diperhatikan ke depan.

“Kami siap dukung target nasional. Tapi butuh infrastruktur yang kuat,” katanya.

Rakor juga menyoroti Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025, di mana Kementerian PUPR diminta fokus memperbaiki jaringan irigasi, baik yang masuk ranah pusat maupun daerah.

Hal ini ditegaskan Dirjen SDA Kementerian PUPR yang turut hadir dalam pertemuan.

Sementara itu, Prof. Fadjry Djufry dari BSIP menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor termasuk peran aktif TNI dalam mengawal target luasan tanam yang sudah ditetapkan pemerintah.

Rakor ini menjadi sinyal kuat bahwa pertanian—khususnya irigasi—akan kembali mendapat perhatian serius di tahun-tahun mendatang.

Bagi Jeneponto, dua embung baru ini bukan hanya infrastruktur. Ini simbol harapan dan bukti bahwa daerah yang serius akan selalu mendapat tempat di panggung kebijakan nasional.

“Ini sejalan dengan visi kami: Jeneponto Bahagia. Petani makmur, ekonomi tumbuh,” tutup Paris. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *