JURNALPOLRI.MY.ID, Palu – Semangat heroik mengiringi 104 personel Satuan Brimob Polda Sulawesi Tengah yang baru saja menuntaskan Operasi Damai Cartenz 2024 di Papua. Pada Jumat (3/1/2025), Markas Komando (Mako) Satbrimob Polda Sulteng menjadi saksi penghormatan yang mendalam melalui upacara penyambutan yang sarat makna.
Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Tengah, Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho, berdiri di garis depan penghargaan tersebut.
Dengan penuh rasa hormat, ia memberikan apresiasi atas dedikasi luar biasa para personel yang berhasil menjaga stabilitas keamanan di tanah Papua.
“Kami bangga dan hormat atas perjuangan tanpa kenal lelah yang telah kalian tunjukkan,” tegasnya dengan penuh kebanggaan.
Upacara itu menjadi lebih istimewa dengan kehadiran Wakapolda Sulteng Brigjen Pol. Dr. Helmi Kwarta Putra Rauf, jajaran pejabat utama Polda Sulteng, dan seluruh keluarga besar Brimob.
Sorot mata penuh bangga dan doa mengalir dari mereka yang turut menyaksikan momen mengharukan ini.
Operasi Damai Cartenz 2024, yang berlangsung selama setahun penuh, menjadi tonggak penting dalam menciptakan situasi kondusif di Papua.
Tidak hanya keberhasilan dalam menjaga ketertiban, tetapi juga pencapaian monumental berupa pembebasan pilot Susi Air, Philip Mark Mehrtens, dari sandera Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).
Pendekatan persuasif tanpa kekerasan menjadi kunci dalam misi tersebut, mencerminkan profesionalisme dan humanisme yang melekat dalam setiap langkah mereka.
“Keberhasilan ini bukan hanya kemenangan strategis, tetapi juga kemenangan kemanusiaan,” puji Kapolda.
Tak berhenti di situ, Brimob Polda Sulteng juga sukses melumpuhkan sejumlah anggota KKB, sekaligus mengamankan senjata api dan amunisi yang menjadi ancaman nyata bagi keamanan Papua.
Kapolda Irjen Pol. Dr. Agus Nugroho menekankan bahwa keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan institusi, tetapi juga inspirasi bagi seluruh personel Polda Sulteng.
“Ini adalah bukti nyata profesionalisme dan integritas. Semoga semangat ini terus mengalir, terutama menghadapi tantangan keamanan di Pilkada mendatang,” ujar Kapolda dengan penuh harapan.
Upacara penyambutan ini bukan sekadar seremoni, melainkan simbol dari kolaborasi, kerja keras, dan pengabdian yang tanpa batas.
Dengan keberhasilan ini, harapan akan masa depan yang lebih aman dan damai menjadi nyata, tidak hanya bagi Papua, tetapi juga seluruh Indonesia.
Bagi para personel yang pulang sebagai pahlawan, momen ini adalah pengingat bahwa setiap langkah kecil yang diambil untuk menjaga perdamaian adalah langkah besar menuju kemajuan bangsa. (*)
Sumber: Humas Polres Sidrap







Tinggalkan Balasan