JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Langit pagi Jumat, 17 Januari 2025, menaungi Lapangan Kompleks SKPD Kabupaten Sidenreng Rappang dengan warna cerah yang serasa merestui sebuah momentum istimewa.
Pukul 08.00 WITA, denting aba-aba menandai dimulainya Upacara Integrasi Nasional, sebuah simbol harmoni yang mempersatukan semua elemen masyarakat demi Sidrap yang lebih baik.
Mayor Inf Wahyudi, S.E., Kasdim 1420/Sidrap, tampil tegas sebagai inspektur upacara, mewakili Dandim 1420/Sidrap. Didampingi Lettu Inf Ratno S.Sos. sebagai Komandan Upacara dan Lettu Inf Abdul Muis sebagai Perwira Upacara, rangkaian acara berjalan dengan khidmat.
Perangkat upacara lainnya, seperti Serda Abdul Gafur yang mengucapkan Saptamarga dan Bribda Majeng yang lantang melantunkan Tri Brata, turut memperkuat suasana disiplin dan semangat kebersamaan.
Di tengah tatanan upacara yang rapi, hadir pula tokoh-tokoh penting seperti H. Siara Barang yang mewakili Pj Bupati Sidrap, Ketua DPRD H. Takhyuddin, dan pejabat lainnya.
Kehadiran mereka menjadi wujud dukungan penuh terhadap visi bersama untuk Sidrap yang lebih harmonis.
Dalam amanatnya, Mayor Inf Wahyudi menyampaikan pesan mendalam yang menggarisbawahi pentingnya sinergi dan kolaborasi.
Ia mengingatkan bahwa Sidrap memiliki visi besar yang terangkum dalam 14 program unggulan, mulai dari BPJS gratis hingga upaya menciptakan masyarakat yang religius dan anak-anak yang sehat.
“Visi besar ini hanya bisa terwujud jika kita semua bergandengan tangan. Kolaborasi dan sinergitas adalah kunci utama,” tegasnya dengan penuh semangat.
Tak lupa, ia menekankan kesejahteraan ASN sebagai prioritas, dengan komitmen pembayaran gaji tepat waktu setiap tanggal 1 dan tambahan penghasilan pegawai (TPP) paling lambat tanggal 10 setiap bulan.
“Peningkatan kesejahteraan harus seiring dengan kedisiplinan dan kinerja yang optimal,” imbuhnya.
Barisan peserta upacara yang terdiri dari SST Kodim 1420/Sidrap, Polres Sidrap, Dinas Perhubungan, Satpol PP, tenaga kesehatan, hingga ASN Kemenag dan PGRI berdiri tegap di bawah kibaran Sang Merah Putih.
Mereka tak sekadar peserta, tetapi representasi dari semangat integrasi yang terus menyala.
Pesan akhir Mayor Wahyudi semakin mempertegas pentingnya kontribusi nyata dari seluruh elemen masyarakat.
“Kita harus menjadi faktor pendorong percepatan pembangunan dan pelayanan publik yang berkualitas,” ujarnya seraya mengajak semua pihak untuk membangun Sidrap yang bersih, tangguh, dan berdaya saing.
Pukul 08.40 WITA, upacara yang berjalan lancar dan penuh harmoni ini berakhir. Namun, semangat yang terpatri di setiap peserta dan hadirin terasa masih terus bergema.
Momen ini bukan sekadar formalitas, tetapi langkah awal menuju Sidrap yang lebih cerah dan sejahtera.
Lapangan SKPD pagi itu menjadi saksi bisu lahirnya semangat baru yang membara, menyatukan tekad untuk membawa Sidrap melangkah lebih jauh, lebih kuat, dan lebih berdaya saing di masa depan. (*)
Sumber: Sertu Arfat/Pen Kodim1420







Tinggalkan Balasan