Sidrap, JURNALPOLRI.MY.ID – Wakapolres Sidrap KOMPOL Sulkarnain tancap gas di awal pekan. Ia ambil bagian dalam Zoom Meeting Analisa dan Evaluasi (Anev) Program Ketahanan Pangan Nasional (KPAN) yang digelar serentak se-Indonesia, Senin pagi (28/07/2025).

Apa yang dibahas? Target ambisius: 1 juta ton jagung secara nasional. Bersama jajaran Pejabat Utama, Kapolsek, hingga bhabinkamtibmas Polres Sidrap, Wakapolres menunjukkan komitmen penuh institusi Polri terhadap misi besar di sektor pangan.

Zoom meeting ini tak sekadar laporan angka. Wakapolres dan peserta lain menguliti capaian hingga triwulan ketiga 2025, tantangan lapangan, sampai strategi percepatan yang harus diluncurkan demi mengejar target.

Lalu bagaimana caranya? Salah satu kuncinya ada di sinergi lintas sektoral. Distribusi benih, pupuk, hingga hasil panen mesti bergerak lancar, merata, dan cepat.

Di sinilah peran Polri, termasuk Wakapolres Sidrap, jadi bagian penting dari solusi ketahanan pangan nasional.

Wakapolres Sidrap KOMPOL Sulkarnain ikuti Zoom Meeting Nasional Ketahanan Pangan bersama jajaran Polres.
Wakapolres Sidrap dan jajaran hadiri Zoom Anev Ketahanan Pangan 2025.

Kapolres Sidrap AKBP Dr. Fantry Taherong, D.H., S.I.K., M.H. melalui Wakapolres KOMPOL Sulkarnain menyampaikan komitmennya untuk terus bersinergi dengan stakeholder terkait dalam mengawal dan mendukung program ketahanan pangan, terutama di wilayah Kabupaten Sidrap demi mencapai target 10.900 ton jagung.

“Kami siap mendukung dan mengawal program ini, termasuk dalam pengamanan distribusi serta kegiatan pertanian yang menjadi bagian dari program nasional ini,” ujar Sulkarnain dalam sesi diskusi Zoom Meeting.

Dengan partisipasi aktif seluruh pihak, diharapkan program ketahanan pangan nasional dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Ketahanan pangan bukan hanya urusan nasional, tetapi juga bentuk kesiapan internal dan penguatan ketahanan institusi dari bawah. Polri, sebagai bagian dari komponen bangsa, memiliki peran strategis dalam memastikan ketersediaan pangan, baik dalam mendukung masyarakat maupun untuk kebutuhan internal institusi,” lanjut mantan Wakapores Enrekang tersebut.

Komitmen itu bukan sekadar wacana. Di bawah sorotan Wakapolres Sidrap KOMPOL Sulkarnain, langkah Polres Sidrap terus berpijak kuat mendukung program ketahanan pangan.

Jagung, beras, hingga distribusi pupuk jadi perhatian serius di tiap rapat dan aksi nyata di lapangan.

Wakapolres Sidrap pun memastikan, ketahanan pangan bukan hanya tugas sektor pertanian, tapi telah menjadi budaya baru di tubuh Polri.

Dari Sidrap, semangat menjaga negeri lewat pangan terus digelorakan, tanpa banyak gimik—cukup kerja nyata. (*)