Telah terjadi tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Dusun Tombolo, Desa Barana, Kecamatan Bangkala Barat, Kabupaten Jeneponto, pada Jumat malam, 24 April 2026, sekitar pukul 22.00 WITA.
Kendaraan yang dilaporkan hilang adalah sepeda motor jenis Yamaha RX King berwarna hitam lis biru, milik warga bernama Ruslan Dg Ngalle. Berdasarkan dugaan awal, pelaku berhasil membawa kabur kendaraan tersebut pada malam hari.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, Ketua FKPM Adat Budaya Kecamatan Bangkala Barat segera menyebarkan informasi melalui komunikasi HT (radio) kepada seluruh anggota FKPM Adat Budaya di Kabupaten Jeneponto dan Kabupaten Takalar. Setelah menerima informasi, para anggota FKPM langsung bergerak cepat melakukan penelusuran berdasarkan laporan masyarakat dan rekaman CCTV di sejumlah titik.
Upaya pencarian terus dilakukan hingga siang, jumat, 24 April 2026 sekitar pukul 14.15 WITA, diperoleh informasi melalui WhatsApp bahwa kendaraan yang dicari terdeteksi berada di Desa Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar. Motor tersebut ditemukan dalam kondisi terparkir, diduga ditinggalkan oleh pelaku.
Seluruh anggota FKPM Adat Budaya kemudian segera menuju lokasi dan berhasil mengamankan kendaraan tersebut bersama aparat, yakni Babinsa Desa Barana Serda Bustam dan Bhabinkamtibmas Barana Aipda Anshar.
Selanjutnya, kendaraan tersebut dibawa ke Polsek Mangarabombang untuk proses penyerahan kepada pemiliknya. Penyerahan dilakukan dengan pendampingan anggota FKPM Adat Budaya dari Kabupaten Jeneponto dan Takalar, serta didokumentasikan bersama Kapolsek Mangarabombang AKP Asri AR dan Danramil 05/1426 Mangarabombang.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh pendiri FKPM Adat Budaya, Nabi Yanto M Dg Nakku, bersama para ketua kecamatan dari Kabupaten Jeneponto dan Takalar, di antaranya Abdul Malik Nur Kr Nai’, Abdul Rahman Dg Rowa, Bakri Dg Nai’, serta Ketua FKPM Kabupaten Takalar Rahmat Dg Gata, Wakil Ketua I Muh. Saleh, S.Sos Dg Tata, Bendahara Umum Hasanuddin Dg Lese, dan puluhan anggota FKPM lainnya.
Keberhasilan ini menjadi bukti nyata sinergi antara masyarakat, FKPM, dan aparat keamanan dalam menjaga ketertiban serta keamanan lingkungan.







Tinggalkan Balasan