Makassar, Jurnalpolri.my.id — Di balik ramainya media sosial beberapa hari terakhir, ada kisah sebuah keluarga yang sedang berjuang melawan keadaan.
Ketika banyak orang hanya melihat video yang viral, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan memilih datang langsung ke rumahnya.
Kamis malam (11/6/2026), suasana sederhana di sebuah rumah di Jalan Rajawali, Makassar, mendadak berbeda. Staf Khusus Gubernur Sulsel, Achmad Hidayat, hadir membawa pesan sekaligus bantuan dari Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.
Bantuan sosial berupa santunan dan sembako diserahkan langsung kepada Ibu Helmi, perempuan yang belakangan menjadi perhatian publik setelah kisah perjuangannya mencari nafkah untuk keluarga menyebar luas di media sosial.
Di rumah itu, Ibu Helmi tak sendiri.
Ada sang suami, Gassing Dg Lewa, yang telah berbulan-bulan berjuang memulihkan kondisi kesehatannya. Selama kurang lebih enam bulan terakhir, kemampuan bekerja sang kepala keluarga praktis terhenti akibat sakit yang dideritanya.
Sejak saat itu, roda kehidupan keluarga lebih banyak bertumpu pada pundak Ibu Helmi dan anaknya.
Mereka berjuang memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus membiayai pengobatan sang ayah.
“Kami datang membawa perhatian dan salam dari Bapak Gubernur. Beliau meminta agar kami bersilaturahmi sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga,” kata Achmad Hidayat saat berkunjung.
Bagi keluarga Helmi, bantuan yang datang malam itu mungkin tidak menghapus seluruh persoalan yang mereka hadapi. Namun setidaknya menjadi penanda bahwa perjuangan mereka tidak luput dari perhatian.
Dalam kesempatan tersebut, Achmad juga menyinggung peristiwa penertiban yang sebelumnya dilakukan Satpol PP di kawasan Center Point of Indonesia (CPI), yang sempat menjadi bagian dari perbincangan publik.
Menurutnya, langkah penertiban dilakukan dalam rangka menjaga ketertiban kawasan publik dan bukan untuk menutup ruang masyarakat mencari penghidupan.
“Pemerintah tetap membuka ruang komunikasi dan mencari solusi terbaik agar kepentingan masyarakat dan aturan yang berlaku dapat berjalan beriringan,” ujarnya.
Malam itu, tidak ada pidato panjang.
Hanya pertemuan sederhana antara pemerintah dan sebuah keluarga yang sedang berusaha bertahan.
Di ruang tamu yang sederhana itu pula, Ibu Helmi menyampaikan rasa syukur atas perhatian yang diberikan.
Sebab kadang bagi mereka yang sedang berada di titik sulit kehidupan, yang paling dibutuhkan bukan hanya bantuan materi.
Tetapi juga keyakinan bahwa perjuangan mereka masih dilihat dan didengar.
Turut hadir mendampingi kunjungan tersebut Kasi Trantibum Satpol PP Sulsel Muhammad Syukur serta pihak pengelola keamanan kawasan CPI. (*)







Tinggalkan Balasan