JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Hujan tipis yang menyelimuti Minggu pagi (22/12/2024) tak mampu memadamkan semangat para prajurit Kodim 1420/Sidrap. Di bawah langit yang kelabu, mereka bergerak serempak, menyatu dalam langkah dan niat membersihkan seputaran Kantor Makodim di Jl. Jend. Sudirman, Kelurahan Majelling Wattang, Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap.

Dipimpin langsung oleh Pasiops Kodim 1420/Sidrap, Kapten Cpl Junarman, kerja bakti ini terasa lebih dari sekadar rutinitas.

Rumput liar yang tumbuh tak beraturan dicabut hingga akarnya, selokan yang mulai diselimuti lumut disikat hingga mengkilap, dan setiap sudut ruangan kantor disapu dengan cermat. Gerimis yang turun justru terasa seperti irama penyemangat, mengiringi setiap langkah tangan yang tak henti bergerak.

“Ini bukan hanya soal kebersihan fisik, tapi juga soal merawat rasa tanggung jawab terhadap lingkungan tempat kami mengabdi,” ujar Kapten Junarman, matanya menatap tajam ke arah halaman yang kini mulai terlihat bersih.

Ia menegaskan bahwa kerja bakti ini adalah bagian dari kesiapsiagaan dalam rangka pengamanan Natal dan Tahun Baru 2025.

“Lingkungan yang bersih mencerminkan kesiapan mental dan fisik kami dalam menjalankan tugas negara,” tambahnya.

Meski hujan sesekali turun lebih deras, para prajurit tetap melanjutkan pekerjaan mereka tanpa mengeluh. Bagi mereka, keringat yang bercampur dengan air hujan adalah simbol pengabdian yang tulus.

“Kami ingin asrama dan kantor ini terasa nyaman, bukan hanya untuk kami, tapi juga untuk masyarakat yang berkunjung,” kata Kapten Junarman, senyumnya merekah di tengah peluh yang menetes.

Ketika kerja bakti berakhir, suasana kantor Makodim terasa lebih segar dan tertata rapi. Rumput yang semula liar kini menjadi halaman hijau yang sedap dipandang. Selokan yang sebelumnya dipenuhi lumut berubah menjadi aliran air yang lancar, melambangkan semangat baru yang mengalir di setiap sudut Makodim 1420/Sidrap.

Kerja bakti ini, meski tampak sederhana, menyimpan makna besar. Di balik sapu dan cangkul, ada tekad yang kuat untuk menjaga lingkungan, menciptakan harmoni, dan memulai setiap tugas dengan hati yang bersih.

“Kami percaya, kebersihan lingkungan adalah cerminan dari kemurnian niat dan semangat kami sebagai prajurit,” pungkas Kapten Junarman dengan penuh keyakinan.

Kodim 1420/Sidrap membuktikan bahwa pengabdian tak selalu tentang senjata dan medan tempur. Terkadang, pengabdian hadir dalam bentuk sederhana—melalui sapuan sapu dan gemuruh hujan yang menemani. (*)

Sumber: Sukriadi/Pen Kodim 1420