JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Di tengah suasana pagi yang hangat pada Minggu (19/01/2025), jajaran Koramil 1420-05/Dua Pitue, yang dipimpin oleh Ws. Danramil Letda Inf. Murjalil, menghadirkan semangat gotong royong di Desa Salobukkang, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidrap.

Langkah nyata ini diwujudkan dalam bentuk karya bakti pembersihan saluran air yang selama ini tersumbat oleh lumpur, sampah, dan rumput liar.

Letda Inf. Murjalil menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan lebih dari sekadar kebersihan lingkungan.

“Saluran air yang tersumbat bukan hanya mengancam kelancaran aktivitas, tetapi juga dapat menjadi sumber berbagai penyakit. Dengan karya bakti ini, kami ingin memastikan warga Salobukkang dapat menikmati lingkungan yang lebih sehat dan nyaman, sekaligus mengurangi risiko banjir saat musim hujan,” paparnya di sela-sela kegiatan.

Sejak pagi, suasana desa berubah menjadi arena sinergi yang penuh semangat. Personel Koramil 1420-05/Dua Pitue, perangkat desa, mahasiswa KKN UIN Makassar, dan masyarakat setempat bahu-membahu membersihkan tumpukan lumpur dan sampah.

Kegiatan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara TNI dan warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.

La Bakri (40), salah seorang warga Desa Salobukkang, mengungkapkan rasa syukurnya atas inisiatif ini.

“Kami sangat berterima kasih kepada TNI, khususnya Koramil Dua Pitue, yang peduli terhadap lingkungan kami. Kegiatan ini sangat membantu kami. Semoga kegiatan seperti ini terus dilakukan agar desa kami tetap bersih dan terhindar dari bencana banjir,” tuturnya dengan penuh harap.

Tak hanya warga, para tokoh masyarakat pun memberikan apresiasi atas aksi nyata ini.

Menurut mereka, karya bakti ini mencerminkan komitmen TNI dalam menjaga hubungan baik dengan masyarakat, sekaligus menjadi bentuk pengabdian yang nyata bagi kesejahteraan bersama.

Kegiatan ini juga sejalan dengan program pembinaan teritorial TNI, yang menjadi ujung tombak dalam mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Kami tidak hanya hadir dalam menjaga keamanan, tetapi juga memastikan bahwa masyarakat dapat hidup dalam lingkungan yang sehat dan harmonis,” tambah Letda Murjalil.

Dengan langkah sederhana namun penuh makna ini, Koramil Dua Pitue tidak hanya membersihkan saluran air, tetapi juga membersihkan kekhawatiran warga akan ancaman banjir.

Gotong royong yang terjadi di Desa Salobukkang menjadi simbol bahwa kebersihan lingkungan adalah tanggung jawab bersama, dan ketika semua pihak bersatu, hasilnya adalah harapan baru bagi masa depan yang lebih baik. (*)

Sumber: Sukriadi/Pen Kodim 1420