JURNALPOLRI.MY.ID, Takalar – Pagi di Pasar Tradisional Palleko, Kecamatan Polongbangkeng Utara, mendadak sedikit berbeda, Senin (21/4/2025) pukul 09.30 WITA.
Di antara hiruk-pikuk pedagang dan pembeli, tampak sekelompok polisi berseragam lengkap menyusuri lorong-lorong pasar.
Mereka bukan tengah melakukan penangkapan, melainkan menggelar patroli dialogis.
Dipimpin langsung DANRU Aipda Rakhman, tujuh anggota Regu III Patroli Perintis Presisi Sat Samapta Polres Takalar mendatangi satu per satu pedagang dan pengunjung.
Dengan gaya santai namun tegas, mereka menyampaikan imbauan penting. Intinya satu: waspada!
“Kalau lihat orang mencurigakan, segera lapor ya Bu. Copet, pencuri, bahkan uang palsu bisa saja muncul di keramaian begini,” ujar salah satu personel kepada pedagang sayur.
Tak hanya berdialog, tim patroli juga mengawasi lingkungan sekitar pasar dalam mode patroli mobile.
Mereka memantau aktivitas keluar masuk kendaraan dan mencermati setiap sudut pasar, mengantisipasi gangguan kamtibmas yang bisa muncul sewaktu-waktu.
Kapolres Takalar AKBP Supriadi Rahman melalui Kasat Samapta AKP H. Basri menegaskan, kegiatan ini adalah bagian dari upaya preventif dan rutin digencarkan.
“Kami ingin masyarakat merasa aman saat beraktivitas, apalagi di lokasi strategis seperti pasar. Patroli dialogis ini juga untuk membangun kedekatan dengan warga, supaya lebih terbuka melapor jika ada gangguan,” kata AKP H. Basri.
Lebih dari sekadar patroli biasa, kegiatan ini mengusung pendekatan humanis. Polisi tak hanya hadir sebagai aparat penegak hukum, tetapi juga mitra yang siap membantu masyarakat menjaga lingkungan tetap kondusif.
Basri menambahkan, patroli serupa akan digelar di titik-titik rawan lainnya. Wilayah hukum Polres Takalar, kata dia, akan terus dijaga ketat, terutama lokasi publik yang ramai seperti pasar, terminal, dan pusat keramaian lainnya.
Warga pun menyambut baik kehadiran polisi. Salah satu pengunjung pasar, Irma (42), mengaku lebih tenang belanja saat ada polisi berpatroli.
“Bagus sekali ini. Jadi lebih aman rasanya. Kadang suka waswas, apalagi kalau ramai,” katanya.
Dengan cara seperti ini, polisi ingin hadir bukan hanya saat kejadian, tapi lebih dulu mencegah sebelum hal-hal buruk terjadi.
(Asw-19)















