JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Ruang lantai dua Sat Lantas Polres Sidrap pagi itu dipenuhi wajah-wajah serius. Para personel dari berbagai satuan fungsi duduk rapi, menyimak setiap arahan dengan penuh perhatian.
Latihan Pra Operasi (Latpra Ops) Mandiri Kewilayahan Keselamatan Pallawa 2025 resmi dimulai!
Tak sekadar ritual rutin, latihan ini menjadi ajang pemanasan sebelum turun ke jalan. Targetnya jelas: memastikan setiap personel siap menghadapi tantangan di lapangan, terutama dalam menciptakan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcarlantas) menjelang Idulfitri 1446 H.
Kapolres Sidrap, AKBP Dr. Fantry Taherong, S.H., S.I.K., M.H., melalui Wakapolres KOMPOL Ahmad Rosma, S.H., menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Pallawa 2025 bukan semata soal penindakan hukum. Edukasi menjadi kunci utama.
“Operasi ini lebih mengutamakan pendekatan preemtif, bagaimana kita bisa mengedukasi masyarakat agar lebih sadar dan patuh terhadap aturan lalu lintas,” ujar Wakapolres.
Kesadaran berkendara yang baik adalah investasi jangka panjang. Karena itu, operasi ini bukan sekadar menghentikan pelanggar dan menindak mereka, tetapi juga memberi pemahaman bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama.
Dimulai pada 10 Februari hingga 23 Februari 2025, operasi ini menargetkan tujuh jenis pelanggaran utama yang sering menjadi penyebab kecelakaan, yaitu:
- Pengemudi kendaraan bermotor yang menggunakan HP saat berkendara
- Pengendara di bawah umur
- Berboncengan lebih dari satu orang
- Tidak memakai helm SNI
- Berkendara di bawah pengaruh alkohol
- Melawan arus
- Tidak menggunakan sabuk pengaman (safety belt)
“Kalau kita lihat di lapangan, banyak kecelakaan fatal terjadi karena hal-hal ini. Makanya, kita harus serius menangani pelanggaran-pelanggaran tersebut,” lanjut Wakapolres.
Dalam sesi Latpra Ops ini, para peserta tidak hanya menerima materi teori, tetapi juga simulasi bagaimana cara menghadapi pelanggar dengan pendekatan preventif dan persuasif.
Pelatihan ini penting agar para personel tidak hanya bertindak sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pendidik di jalan raya.
Dengan komunikasi yang baik, diharapkan masyarakat lebih memahami alasan di balik setiap aturan yang ada.
Menjelang Idulfitri, arus lalu lintas di Sidrap diprediksi meningkat tajam. Dengan persiapan yang matang, Operasi Keselamatan Pallawa 2025 diharapkan mampu menciptakan situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar.
Kini, mesin sudah dipanaskan. Personel siap, strategi matang, dan misi jelas—menyelamatkan nyawa di jalan raya! (*)







Tinggalkan Balasan