JURNALPOLRI.MY.ID, Makassar – Hotel Harper, Makassar, Selasa (17/12/2024), menjadi saksi rapat penting yang digelar demi menjaga denyut keamanan Sulawesi Selatan.
Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol. Yudhiawan, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., berdiri di garis terdepan memimpin Rapat Analisa dan Evaluasi (Anev) terkait Sistem Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Siskamtibmas) serta Operasi Mantap Praja Pallawa 2024-2025.
Dengan ketegasan seorang pemimpin, Irjen Pol. Yudhiawan mempersiapkan barisan personel Polda Sulsel untuk mengawal Pilkada Serentak 2024 agar berjalan aman dan damai.
Dalam ruangan yang dipenuhi para petinggi kepolisian, mulai dari Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, S.I.K., M.H., hingga Irwasda Polda Sulsel Kombes Pol Ai Afriandi, S.H., S.I.K., M.M., kehadiran Kapolres, Kabag Ops, Kasat Reskrim, dan Kasat Intel se-Sulsel turut mengukuhkan keseriusan agenda ini.
Dalam sambutannya, Kapolda Yudhiawan memulai dengan sorotan tajam soal disiplin kehadiran personel.
“Setiap kegiatan harus terukur. Sistem absensi bukan sekadar formalitas, melainkan alat untuk memastikan tanggung jawab. Sama seperti di Mabes Polri, kita harus tahu siapa yang hadir dan siapa yang abai,” tegasnya.
Pernyataannya bak palu yang mengetuk kesadaran bahwa keamanan hanya bisa terwujud dengan barisan yang disiplin dan solid.
Di tengah sorotan tajam publik terhadap pelaksanaan Pilkada, Sulawesi Selatan mencatatkan prestasi gemilang.
Indeks Kerawanan Pilkada yang dirilis Bawaslu dan Polri menempatkan Sulsel di posisi ke-33—kategori kerawanan rendah. Angka ini, menurut Irjen Pol. Yudhiawan, bukan sekadar kebetulan.
“Ini adalah hasil kerja keras seluruh jajaran kepolisian, khususnya para Kapolres yang mampu menjaga stabilitas keamanan. Ini harus kita pertahankan,” ujarnya dengan penuh apresiasi.
Namun, pujian itu tak membuatnya lengah. Ia menekankan pentingnya kewaspadaan terhadap potensi konflik yang bisa saja menyusup di sela-sela pesta demokrasi.
Rapat tersebut juga menitikberatkan pada kesiapan pengamanan Natal 2024 dan Tahun Baru 2025. Bagi Kapolda Yudhiawan, momen ini bukan sekadar perayaan, melainkan ujian kesiapsiagaan jajaran kepolisian dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Perencanaan harus matang. Koordinasikan dengan semua pemangku kepentingan agar Natal dan Tahun Baru berjalan aman, lancar, dan penuh kenyamanan,” tegasnya.
Ia mengingatkan agar tidak mengulangi peristiwa kerawanan yang pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.
Dengan suara lantang, ia berkata, “Pasang mata dan telinga. Jangan biarkan satu pun celah kerawanan lolos dari pantauan. Warga yang terisolir atau memiliki latar belakang mencurigakan harus mendapat perhatian khusus.”
Tak hanya bicara soal pengamanan Pilkada dan perayaan akhir tahun, Irjen Pol. Yudhiawan juga menunjukkan kepedulian terhadap bencana alam. Ia memerintahkan pembentukan tim tanggap darurat di tingkat Polres dan Polda.
“Kita harus bergerak cepat membantu masyarakat. Lakukan Apel Gelar Peralatan SAR, cek kesiapan wilayah, dan koordinasikan langkah bersama instansi terkait,” katanya penuh kepedulian.
Dalam setiap instruksinya, ada pesan yang tersirat kuat: kepolisian bukan sekadar penegak hukum, tetapi juga perisai masyarakat di saat-saat sulit.
Rapat Anev hari itu berakhir dengan kesimpulan yang jelas: Sulawesi Selatan siap menghadapi Pilkada Serentak 2024.
Dengan disiplin yang dijaga, potensi kerawanan yang diantisipasi, dan kepedulian terhadap stabilitas keamanan, Kapolda Yudhiawan memastikan tak ada celah bagi gangguan.
Kiprah kepolisian Sulsel bagaikan benteng kokoh yang siap menghadang badai—siaga dalam setiap langkah, peduli dalam setiap tindakan.
Dan di balik barisan personel yang disiplin, ada sosok Irjen Pol. Yudhiawan yang menjadi nakhoda, memandu Sulawesi Selatan menuju pemilu yang aman, damai, dan penuh harapan. (*)







Tinggalkan Balasan