JURNALPOLRI.MY.ID, Makassar – Matahari baru merayap naik di langit Makassar ketika langkah tegas Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Yudhiawan, menghantarkan satu momentum bersejarah. Selasa (11/2/2025)

Peletakan batu pertama Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan peresmian Rumah Susun Aspol Paccerakkang menandai komitmen kuat Polda Sulsel dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan personelnya.

Di dampingi Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel, Ny. Yunita Yudhiawan, Kapolda hadir bersama Wakapolda Sulsel Brigjen Pol. Nasri, pejabat utama Polda Sulsel, serta sejumlah kepala balai terkait.

Berdiri di atas lahan strategis 27 x 65 meter di Jalan Paccerakkang, Daya, Makassar, SPPG ini dirancang untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden RI.

“SPPG ini adalah langkah nyata Polda Sulsel dalam mendukung peningkatan gizi anak dan mencegah kekurangan gizi. Kami ingin kualitas hidup anak-anak kita semakin baik,” tegas Kapolda dalam sambutannya.

Tak sekadar dapur umum, fasilitas ini dilengkapi dengan pasokan listrik dan air dari sumur bor, memastikan operasionalnya berjalan tanpa kendala.

Dekat dengan sekolah-sekolah Yayasan Bhayangkari, SPPG ini akan menjadi titik penting dalam upaya pemenuhan gizi yang berkelanjutan.

Untuk memastikan efektivitasnya, struktur organisasi khusus telah dibentuk, dengan Kapolda sebagai pelindung, Wakapolda sebagai penasehat, serta Irwasda dan Kabidpropam sebagai pengawas.

Tak hanya soal gizi, kesejahteraan anggota Polri juga menjadi perhatian. Kapolda Sulsel meresmikan Rumah Susun Aspol Paccerakkang, proyek hunian yang mulai dibangun sejak 18 Desember 2023 di atas lahan 3.500 m² dengan luas bangunan 3.305,5 m².

Terdiri dari 44 unit kamar, rumah susun ini diperuntukkan bagi anggota Polda Sulsel dan ASN Polri yang belum memiliki hunian.

Kapolda menegaskan bahwa penempatan harus diberikan kepada yang benar-benar membutuhkan, tanpa ada praktik jual-beli ilegal.

“Saya bangga dan bersyukur proyek ini terwujud. Ini bukan sekadar bangunan, tapi bagian dari strategi besar dalam memastikan kesejahteraan personel Polda Sulsel,” ujar Kapolda penuh semangat.

Dengan dua proyek besar ini, Polda Sulsel membuktikan komitmennya tak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga kesejahteraan masyarakat dan anggotanya.

Dari pemenuhan gizi hingga hunian yang layak, langkah ini menjadi bukti nyata bahwa Polri hadir dengan solusi, bukan sekadar janji.

Makassar menyaksikan sejarah hari ini. Batu pertama telah diletakkan, lembaran baru telah dibuka. (*)