JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Di bawah terik matahari Selasa, 7 Januari 2025, lengan-lengan kokoh prajurit Koramil 1420-01/Panca Lautang tampak membelah lumpur di saluran irigasi Kelurahan Lajonga, Kecamatan Panca Lautang, Kabupaten Sidrap.
Peltu Kisman memimpin langsung karya bakti itu, bukan sekadar perbaikan fisik, tapi hembusan nafas baru bagi petani yang lama haus akan aliran air yang lancar.
Saluran yang dulu tertatih membawa air kini perlahan dipulihkan. Karya bakti ini menjadi nyawa baru bagi hamparan sawah yang merindukan sentuhan air segar.
“Ini adalah langkah kami untuk memastikan roda pertanian di Lajonga terus berputar,” ujar Peltu Kisman dengan senyum lelah namun penuh arti.
Saluran irigasi itu seperti urat nadi yang jika tersumbat, sawah akan lunglai dan mati. Kerusakan yang selama ini menahan aliran air adalah musuh dalam selimut bagi para petani.
Dengan cangkul di tangan, Peltu Kisman dan prajuritnya bahu-membahu bersama warga, membersihkan endapan lumpur dan memperkuat dinding irigasi yang rapuh.
Di antara riuhnya aktivitas, Lamuda, seorang petani yang sawahnya bergantung pada irigasi itu, memandang dengan mata berbinar. Baginya, apa yang dilakukan TNI bukan sekadar perbaikan, tapi harapan yang dihidupkan kembali.
“Saya dan petani lain merasa sangat terbantu. Bapak-bapak TNI ini membawa berkah untuk kami,” ungkap Lamuda penuh rasa syukur.
Seperti aliran air yang mulai lancar, hubungan antara TNI dan warga pun mengalir deras. Karya bakti ini bukan hanya kerja keras di lapangan, tapi juga rajutan erat kemanunggalan.
Di setiap gerakan cangkul dan sekop, ada pesan bahwa TNI selalu hadir di barisan terdepan untuk rakyatnya.
Irigasi yang dulunya tersendat kini mengalir lancar, membawa janji panen yang melimpah.
Di tengah hamparan sawah yang siap menyambut musim tanam, jejak tangan prajurit Koramil tertinggal sebagai simbol kepedulian yang tak lekang oleh waktu. (*)
Sumber: Sertu Arfat/Pen Kodim 1420















