JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Langit pagi di Mapolres Sidrap masih berselimut mendung tipis saat deretan personel dari berbagai instansi berdiri tegap di lapangan apel.
Dalam balutan seragam kebanggaan masing-masing, mereka bersiap menerima instruksi penting: Operasi Ketupat 2025 resmi dimulai!
Di tengah barisan itu, Kapolres Sidrap AKBP Dr. Fantry Taherong, S.H., S.I.K., M.H. dan Bupati Sidrap H. Syaharuddin Alrif, S.IP., M.M. maju ke depan.
Dengan gerakan penuh makna, mereka menyematkan pita merah secara simbolis kepada perwakilan personel, tanda bahwa Sidrap telah memasuki fase kesiapsiagaan penuh menghadapi arus mudik dan perayaan Idul Fitri.
Tak hanya seremoni, apel ini menegaskan komitmen seluruh personel dalam menjaga keamanan selama perayaan Lebaran.
Dalam amanat Kapolri yang dibacakan Bupati Sidrap, ditekankan bahwa Operasi Ketupat 2025 harus berjalan sinergis, efektif, dan humanis.
“Kesiapan personel, kelengkapan sarana prasarana, serta kerja sama dengan berbagai stakeholder adalah kunci sukses operasi ini,” ujar Bupati Syaharuddin.
Pemerintah memprediksi puncak arus mudik akan terjadi pada 28-30 Maret 2025, sementara puncak arus balik diperkirakan pada 5-7 April 2025.
Untuk mengantisipasi lonjakan ini, Polri, TNI, dan instansi terkait menggelar Operasi Ketupat 2025 secara nasional dengan tagline “Mudik Aman, Keluarga Nyaman.”
Di Sulawesi Selatan, termasuk di Sidrap, operasi ini berlangsung mulai 26 Maret hingga 8 April 2025, memastikan pengamanan ekstra di titik-titik strategis.
Saat dikonfirmasi, Kapolres Sidrap AKBP Fantry Taherong menegaskan bahwa pihaknya telah menyiapkan personel gabungan dari berbagai unsur, termasuk TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Damkar, Senkom, hingga tenaga kesehatan.
“Kami akan melakukan pengamanan di jalur mudik, tempat ibadah, pusat perbelanjaan, terminal, serta objek wisata. Delapan pos pengamanan dan pos pelayanan telah disiapkan untuk memastikan keamanan masyarakat selama arus mudik dan arus balik,” ungkap Kapolres.
Selain pengamanan di titik-titik strategis, Polres Sidrap juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati saat berkendara dan selalu mematuhi aturan lalu lintas.
Jika mengalami kendala di perjalanan, hotline 110 siap menerima laporan darurat kapan saja.
Tak terasa, apel gelar pasukan pun selesai. Namun, bagi para personel yang bertugas, pekerjaan baru saja dimulai.
Mereka akan berjaga siang dan malam, memastikan bahwa warga Sidrap bisa merayakan Idul Fitri dengan aman dan tenteram.
Dengan Operasi Ketupat 2025 yang kini resmi bergulir, Sidrap tak sekadar bersiap menghadapi mudik, tetapi juga meneguhkan komitmen bahwa keselamatan dan kenyamanan masyarakat adalah prioritas utama.
Selamat datang musim mudik, selamat merayakan kemenangan dengan hati yang tenang! (*)







Tinggalkan Balasan