Example floating
Example floating
banner 970x200
Nasional

Dapur Warga Aman! Babinsa Cegat Inflasi di Pasar Batu Lappa

150
×

Dapur Warga Aman! Babinsa Cegat Inflasi di Pasar Batu Lappa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Suasana Pasar Batu Lappa di Kecamatan Watang Pulu, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), mendadak lebih hidup dari biasanya.

Senin pagi (14/4/2025), dua personel Babinsa dari Koramil 1420-04/Watang Pulu, yakni Pelda Andi Akbar dan Sertu Ariswandi, turun langsung memantau harga sembako.

banner 300x600

Bukan sekadar jalan-jalan pagi, keduanya serius mengecek ketersediaan dan kestabilan harga kebutuhan pokok di pasar rakyat tersebut.

Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari tugas pengawasan ketahanan pangan dan pengendalian inflasi di daerah.

“Hari ini kami turun langsung untuk memastikan bahwa kebutuhan masyarakat tersedia dan harganya tetap terkendali. Alhamdulillah, semuanya aman,” ujar Pelda Andi Akbar.

Dalam pantauan lapangan, tidak ditemukan lonjakan harga yang signifikan. Para pedagang juga mengaku pasokan barang lancar dan pembeli tetap stabil, terutama menjelang akhir pekan.

Berikut data harga sembako yang terpantau di Pasar Batu Lappa:

Harga Beras:

Beras medium: Rp 12.000/kg

Beras premium: Rp 17.000/kg

Beras ketan: Rp 15.000–Rp 16.500/kg

Harga Protein Hewani:

Ayam potong: Rp 38.000–Rp 40.000/ekor

Telur ayam: Rp 28.000–Rp 30.000/rak

Daging sapi: Rp 120.000/kg

Ikan bandeng: Rp 30.000–Rp 35.000/kg

Harga Sayuran dan Bumbu Dapur:

Cabai rawit merah: Rp 45.000/kg

Cabai keriting: Rp 40.000/kg

Bawang merah: Rp 28.000/kg

Bawang putih: Rp 30.000/kg

Tomat: Rp 10.000/kg

Kentang: Rp 12.000/kg

Harga Lainnya:

Minyak goreng curah: Rp 15.000/liter

Minyak goreng kemasan: Rp 18.000/liter

Gula pasir: Rp 16.000/kg

Tepung terigu: Rp 12.000/kg

Menurut Sertu Ariswandi, pihaknya juga aktif berdialog dengan pedagang guna menggali kendala atau keluhan dalam proses distribusi.

Hasilnya, semua pedagang mengaku masih bisa menjual dengan harga wajar dan tidak kesulitan mendapatkan stok.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan pemerintah kecamatan dan dinas terkait agar apabila ada gejolak harga, bisa segera ditangani,” tambahnya.

Tak hanya memantau, kehadiran Babinsa juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi pedagang serta pembeli. Banyak warga mengapresiasi kehadiran aparat TNI yang terjun langsung ke lapangan.

“Bagus ini pak, jadi kalau ada apa-apa cepat ditindak. Kita juga merasa diperhatikan,” kata Daeng Naba, salah satu pedagang beras di pasar.

Langkah seperti ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian TNI terhadap kehidupan masyarakat sehari-hari. Tak hanya urusan pertahanan, tapi juga dapur warga.

Dengan harga stabil dan pasokan aman, masyarakat Sidrap bisa bernapas lega. Dapur tetap mengepul, meja makan tetap penuh, dan ekonomi lokal terus berdenyut. (*)

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *