GOWA — Sembilan tahun adalah waktu yang panjang bagi seorang pejabat publik untuk meninggalkan jejak kerja.

Namun di Kelurahan Malakaji, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, panjangnya masa kepemimpinan justru memunculkan pertanyaan dari masyarakat.

Apa yang sudah berubah?

Pertanyaan itu kini menjadi sorotan warga yang menilai belum melihat capaian yang benar-benar menonjol selama Lurah Malakaji menjalankan tugasnya.

Bagi masyarakat, jabatan bukan sekadar posisi administratif.

Ada tanggung jawab pelayanan, pembangunan, pemberdayaan, dan penyelesaian berbagai persoalan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan warga.

Karena itu, sembilan tahun kepemimpinan dinilai layak dievaluasi secara terbuka.

Warga ingin mengetahui program apa saja yang telah dijalankan selama kurun waktu tersebut.

Bukan hanya daftar kegiatan.

Masyarakat juga ingin melihat hasil akhirnya.

Mana programnya? Mana hasilnya? Dan sejauh mana manfaatnya dirasakan warga?

Pertanyaan tersebut menjadi semakin penting ketika sejumlah persoalan di wilayah Malakaji masih mendapat keluhan masyarakat.

Salah satunya menyangkut pembangunan insfrastruktur jalan.

Persoalan seperti inilah yang membuat masyarakat mempertanyakan sejauh mana perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar warga.

Jalan bukan sekadar bentangan tanah atau badan jalan.

Di atasnya ada aktivitas ekonomi, pendidikan, pelayanan, dan mobilitas masyarakat setiap hari.

Ketika akses terganggu, masyarakat pula yang pertama merasakan dampaknya.

Sorotan warga kemudian melebar pada persoalan lingkungan dan pelayanan pemerintahan.

Masyarakat menginginkan pemerintah kelurahan lebih terlihat dalam merespons persoalan yang mereka hadapi.

Bukan hanya ketika ada agenda resmi atau kegiatan seremonial.

Tetapi juga ketika warga membutuhkan solusi.

Sembilan tahun menjabat tentu cukup panjang untuk membuka ruang evaluasi.

Program yang telah dilaksanakan dapat diperlihatkan. Anggaran dan realisasi kegiatan dapat dijelaskan. Capaian pembangunan dapat disampaikan secara terbuka.

Jika memang terdapat berbagai program dan capaian selama masa jabatan tersebut, masyarakat berhak mengetahuinya.

Begitu pula jika masih terdapat program yang belum terealisasi, warga berhak memperoleh penjelasan mengenai penyebab dan langkah penyelesaiannya.

Inilah esensi kontrol publik.

Bukan untuk menjatuhkan seseorang, tetapi memastikan jabatan pemerintahan menghasilkan pelayanan yang dapat dirasakan masyarakat.

Pemerintah Kecamatan Tompobulu dan Pemerintah Kabupaten Gowa juga penting memberikan ruang evaluasi terhadap berbagai keluhan tersebut.

Sebab, penilaian terhadap kinerja seharusnya tidak berhenti pada laporan administratif.

Kondisi lapangan juga harus menjadi bagian dari evaluasi.

Jika IKU (Indikator Kinerja Utama) terus merosot atau stagnan, tegakkan regulasi pergantian antarwaktu (PAW) sesuai PP No. 17 Tahun 2018. Jangan biarkan stabilitas semu mengorbankan hak rakyat.

DPRD Gowa & Dinas PMD seharusnya menggunakan fungsi pengawasan untuk memanggil pihak terkait ke rapat dengar pendapat. Tanyakan mengapa standar pelayanan minimal di Malakaji tidak pernah membaik selama 9 tahun terakhir.

Masyarakat Malakaji kini tidak sedang meminta sesuatu yang berlebihan.

Mereka hanya ingin mengetahui apa yang telah dikerjakan selama sembilan tahun kepemimpinan tersebut.

Apa programnya?

Apa hasilnya?

Dan apa perubahan yang benar-benar dirasakan masyarakat?

Tiga pertanyaan sederhana itu kini menjadi pekerjaan rumah yang membutuhkan jawaban terbuka.

Jika capaian memang ada, tunjukkan kepada publik.

Jika masih banyak kekurangan, jelaskan dan susun langkah perbaikannya.

Sebab, semakin panjang sebuah masa kepemimpinan, semakin besar pula harapan masyarakat terhadap jejak kerja yang ditinggalkan.

Dan bagi warga Malakaji, ukuran paling sederhana dari sebuah kepemimpinan bukanlah berapa lama seseorang menjabat.

Melainkan apa yang berubah selama ia memegang amanah tersebut.

Kini masyarakat menunggu jawaban.

Setelah sembilan tahun, sudah sejauh mana Kelurahan Malakaji bergerak maju?

 

JURNALPOLRI.MY.ID — BERANI MENGUNGKAP FAKTA. KAMI AKAN TERUS MENGAWASI SAMPAI KEADILAN DAN TRANSPARANSI DITEGAKKAN DI MALAKAJI!

 

(Tim Redaksi JURNALPOLRI.MY.ID / Aliansi Masyarakat Peduli Tompobulu)