Bulukumba — Persoalan Surat Pernyataan tertanggal 26 April 2020 kembali menjadi sorotan masyarakat Desa Bontomanai, khususnya Dusun Masowani, Kampung Lambara.
Berdasarkan dokumen yang ditunjukkan kepada publik, surat tersebut memuat pernyataan mengenai perbaikan jalan melalui penimbunan material sirtu yang disebut telah dilaksanakan, kemudian akan dilanjutkan dengan pengaspalan (hotmix) setelah H. A. Muchtar Ali Yusuf terpilih menjadi Bupati Bulukumba periode 2021–2026.
Dalam dokumen tersebut tercantum tiga nama yang membubuhkan tanda tangan sebagai pihak penanggung jawab, yakni:
1. Paming
2. Alimuddin
3. Umar Azis
TIGA PENANDA TANGAN KINI MENANTI KEJELASAN
Masyarakat Desa Bontomanai Dusun Masowani Lambara meminta agar keberadaan surat tersebut mendapatkan penjelasan yang terang. Tiga nama yang tercantum dalam dokumen tersebut juga diharapkan dapat memberikan kesaksian dan penjelasan mengenai proses pembuatan surat, isi kesepakatan, serta tindak lanjut dari pernyataan yang tertuang di dalamnya.
Pertanyaan masyarakat sederhana:
Apa yang sebenarnya terjadi setelah surat tersebut dibuat?
Apakah pengaspalan jalan sebagaimana tertulis dalam surat telah direalisasikan?
Jika belum, apa alasan dan kendalanya?
WARGA: KAMI HANYA MENUNTUT KEJELASAN
Masyarakat menegaskan bahwa tuntutan mereka bukan semata-mata untuk mencari kesalahan pihak tertentu, melainkan ingin mendapatkan kepastian dan penjelasan mengenai isi dokumen yang telah dibuat dan ditandatangani.
Terlebih, surat tersebut mencantumkan nama H. A. Muchtar Ali Yusuf sebagai bakal calon Bupati Bulukumba periode 2021–2026 serta memuat tanda tangan pada bagian bawah dokumen.
Keberadaan surat pernyataan tersebut tentu menimbulkan pertanyaan publik, khususnya bagi warga yang berkepentingan dengan pembangunan jalan di wilayah tersebut.
Paling, Alimuddin, dan Umar Azis diharapkan dapat memberikan kesaksian mengenai surat tersebut.
Sementara itu, masyarakat Desa Bontomanai Dusun Masowani Lambara menunggu penjelasan dari Bupati Bulukumba H. A. Muchtar Ali Yusuf terkait status dan tindak lanjut isi surat tersebut.
“Kami hanya meminta kejelasan. Suratnya ada, tanda tangan ada, pernyataannya juga jelas. Lalu bagaimana tindak lanjutnya?”
Kini pertanyaan tersebut menjadi bola panas yang menunggu jawaban.
Warga menunggu.
Tiga penanda tangan menunggu untuk memberikan kesaksian.
Dan publik menunggu kejelasan dari Bupati Bulukumba. (*)







Tinggalkan Balasan