Example floating
Example floating
banner 970x200
Berita

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lsm Inakor Kabupaten Gowa

39
×

Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lsm Inakor Kabupaten Gowa

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Menjelang 5 Tahun Bergerak, LSM Inakor Gowa Gelar Konsolidasi di Malino: Perkuat Posisi sebagai Kekuatan Sipil Pengawal Pemerintahan Bersih

 

banner 300x600

GOWA, JURNALPOLRI.MY.ID – Menjelang peringatan hari jadi (anniversary) ke-5 yang akan dilaksanakan pada 18–19 April 2026 di kawasan Malino, Kabupaten Gowa, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Inakor Gowa menegaskan langkah strategis melalui kegiatan konsolidasi besar-besaran.

Momentum lima tahun ini tidak dimaknai sekadar seremoni ulang tahun, melainkan sebagai titik refleksi kritis dan penguatan arah gerakan organisasi untuk menjadi kekuatan sipil yang lebih progresif, terstruktur, dan berdampak nyata.

Sejak didirikan pada tahun 2021, LSM Inakor Gowa konsisten mengambil peran sebagai pilar kontrol sosial yang aktif. Organisasi ini fokus mengawasi pengelolaan keuangan negara, memastikan transparansi anggaran, serta mendorong kebijakan publik yang benar-benar berpihak pada kepentingan rakyat banyak.

Ketua DPD LSM Inakor Kabupaten Gowa, Asywar, S.T., S.H., dalam pernyataannya menekankan bahwa konsolidasi internal adalah kebutuhan mendesak di tengah dinamika tantangan pengawasan di daerah.

“LSM Inakor harus menjadi kekuatan sipil yang solid dan terorganisir. Kami tidak hanya hadir untuk mengawasi dari jauh, tetapi juga memastikan bahwa setiap rupiah anggaran dan kebijakan publik benar-benar menyentuh kebutuhan rakyat. Jika ada indikasi penyimpangan, sekecil apapun, akan kami kawal secara serius, objektif, dan berkelanjutan hingga tuntas,” tegas Asywar.

Kegiatan konsolidasi yang bertempat di Malino tersebut juga akan dihadiri langsung oleh pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) LSM Inakor Sulawesi Selatan. Kehadiran pimpinan provinsi ini menjadi simbol penguatan koordinasi lintas struktur, guna merumuskan langkah-langkah strategis pengawasan yang lebih sistematis di masa depan.

Independensi Harga Mati
Lebih lanjut, Asywar mengingatkan bahwa independensi adalah prinsip fundamental yang tidak bisa ditawar. Seluruh proses investigasi, advokasi, dan pengawasan yang dilakukan LSM Inakor harus berbasis data dan fakta lapangan, bebas dari intervensi politik atau kepentingan pihak manapun.

“Independensi adalah nyawa kami. Kami bekerja berbasis bukti, bukan asumsi atau tekanan. Hanya dengan cara inilah LSM Inakor dapat menjaga kredibilitas dan kepercayaan publik yang telah dibangun selama lima tahun terakhir,” ujarnya.

Mengajak Masyarakat Berperan Aktif
Dalam kesempatan itu, LSM Inakor Gowa juga menyoroti pentingnya partisipasi masyarakat dalam membangun sistem kontrol yang kuat. Transparansi dan akuntabilitas pemerintahan bukan hanya tanggung jawab aparatur negara, tetapi membutuhkan sinergi aktif dari elemen masyarakat sipil.

Oleh karena itu, agenda anniversary ke-5 ini dirancang sebagai forum strategis untuk:

  • Memperkuat konsolidasi internal organisasi.
  • Meningkatkan kapasitas anggota dalam teknik investigasi dan analisis kebijakan.
  • Memperluas jaringan pengawasan berbasis partisipasi publik di seluruh kecamatan di Kabupaten Gowa.

Dengan pendekatan yang lebih sistematis dan berbasis bukti, LSM Inakor Gowa berkomitmen penuh untuk terus mengawal integritas pengelolaan keuangan daerah serta mendorong terciptanya tata kelola pemerintahan yang bersih (clean government), transparan, dan akuntabel.

Lima tahun perjalanan LSM Inakor Gowa menjadi bukti bahwa organisasi ini bukan sekadar pengawas pasif, melainkan kekuatan sipil yang aktif, kritis, dan konsisten dalam menjaga kepentingan publik dari berbagai potensi penyimpangan kekuasaan.

Penulis: Riswan

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *