JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Langkah kaki Kopda Irwan terdengar mantap saat menyusuri lorong-lorong Pasar Compong, Rabu (19/3/2025) pagi.

Berbalut seragam loreng kebanggaan, Babinsa Desa Compong itu tak sekadar hadir, tetapi benar-benar turun tangan memastikan harga kebutuhan pokok tetap terkendali.

Dari tumpukan beras hingga rak-rak minyak goreng, satu per satu ia cek dengan teliti. Sesekali ia berbincang dengan para pedagang, menanyakan harga dan ketersediaan barang.

Tujuannya jelas: memastikan masyarakat tak kesulitan mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga yang wajar.

“Kami ingin memastikan harga tetap stabil dan stok aman, sehingga warga tidak mengalami kesulitan,” ujar Kopda Irwan dengan penuh tanggung jawab.

Langkah ini bukan sekadar rutinitas biasa. Sebagai bagian dari tugas teritorialnya, Babinsa memang dituntut sigap dalam segala aspek, termasuk menjaga stabilitas ekonomi di tingkat desa.

Hasil pemantauan ini nantinya akan menjadi bahan laporan bagi pemerintah daerah guna mencegah lonjakan harga yang berpotensi meresahkan masyarakat.

Keaktifan Babinsa ini tak luput dari perhatian para pedagang dan warga. Arif, seorang pedagang sembako di Pasar Compong, mengaku kehadiran Babinsa memberikan rasa aman bagi pelaku usaha.

“Kalau ada pemantauan seperti ini, kami jadi lebih tenang. Harga-harga tetap terkendali, dan pembeli pun tak khawatir dengan kenaikan mendadak,” ungkapnya sambil merapikan dagangannya.

Senada dengan Arif, Nurlisa, seorang ibu rumah tangga yang tengah berbelanja, juga mengapresiasi langkah Babinsa.

Baginya, kehadiran aparat di pasar bukan hanya sekadar formalitas, tetapi benar-benar berdampak bagi masyarakat kecil.

“Kami sebagai warga tentu merasa lebih nyaman kalau ada pengawasan seperti ini. Minimal ada kepastian harga dan kami tidak khawatir tiba-tiba harga naik tanpa alasan,” katanya dengan wajah lega.

Dengan keterlibatan aktif Babinsa seperti Kopda Irwan, Pasar Compong tidak hanya menjadi pusat transaksi, tetapi juga simbol ketahanan ekonomi desa.

Kehadiran Babinsa bukan hanya sebatas pengawasan, tetapi juga bentuk nyata kepedulian terhadap kesejahteraan masyarakat.

Stabilitas harga terjaga, warga pun lebih tenang dalam menjalani hari-hari mereka. (*)