GOWA — Kondisi kebutuhan dasar masyarakat di Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, menjadi perhatian. Sejumlah persoalan yang dirasakan warga, mulai dari sulitnya mendapatkan air, kelangkaan atau keterbatasan LPG 3 kilogram, pemadaman listrik, hingga panjangnya antrean BBM di sejumlah SPBU, dinilai perlu mendapat perhatian serius dari pemerintah.

Menanggapi kondisi tersebut, Wakil Pimpinan Redaksi Jurnalpolri.my.id, Riswansya, berharap pemerintah tidak hanya melihat persoalan tersebut sebagai keluhan masyarakat biasa, tetapi menjadikannya sebagai bahan evaluasi untuk menghadirkan solusi nyata di lapangan.

Menurut Riswansya, kebutuhan seperti air, energi listrik, LPG 3 kilogram, dan BBM merupakan bagian penting dari kebutuhan dasar masyarakat yang menyangkut aktivitas sehari-hari.

«“Masyarakat tidak sedang meminta sesuatu yang berlebihan. Mereka hanya ingin kebutuhan dasar seperti air, listrik, LPG 3 kilogram dan BBM dapat diperoleh dengan mudah dan wajar,” ujar Riswansya.»

Ia menilai, apabila persoalan tersebut berlangsung berulang dan dirasakan oleh masyarakat dalam waktu yang cukup lama, diperlukan langkah koordinasi lintas sektor agar akar persoalannya dapat diketahui dan segera ditangani.

Riswansya juga mendorong Pemerintah Kabupaten Gowa bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dan pemerintah pusat untuk turun langsung melihat kondisi masyarakat di wilayah Tompobulu.

«“Kami berharap Pemerintah Daerah, Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Pusat segera hadir dan memberikan solusi yang nyata. Jangan sampai masyarakat harus terus berhadapan dengan kesulitan kebutuhan dasar tanpa ada kepastian penyelesaian,” tegasnya.»

Terkait persoalan air, menurutnya perlu dilakukan pemetaan terhadap wilayah yang mengalami kesulitan memperoleh air serta memastikan langkah penanganan yang dapat dilakukan pemerintah, khususnya apabila kondisi tersebut berkaitan dengan musim kemarau maupun keterbatasan sumber air.

Sementara untuk LPG 3 kilogram dan BBM, Riswansya berharap pihak terkait memastikan ketersediaan dan distribusinya berjalan sesuai ketentuan sehingga masyarakat tidak harus menghadapi antrean panjang atau kesulitan memperoleh kebutuhan tersebut.

Begitu pula dengan persoalan listrik, ia berharap pihak terkait dapat memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai penyebab pemadaman serta langkah yang dilakukan untuk menjaga keandalan pasokan listrik di wilayah Tompobulu.

«“Persoalan ini harus dilihat secara menyeluruh. Pemerintah perlu mendengar langsung keluhan warga, mengecek kondisi di lapangan, kemudian menjelaskan apa masalahnya dan apa solusi yang akan dilakukan,” tambahnya.»

Sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial, Jurnalpolriy.my.id mendorong agar persoalan kebutuhan dasar masyarakat menjadi perhatian bersama. Namun demikian, setiap informasi mengenai kelangkaan, gangguan distribusi, maupun kondisi pelayanan tersebut tetap perlu dikonfirmasi kepada instansi dan pihak terkait agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan berimbang.

 

Jurnalpolri.my.id — Berani Mengungkap Fakta