JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Senja mulai menyapa Kecamatan Maritengngae, Kabupaten Sidrap. Jalanan yang ramai dengan kendaraan yang berlalu-lalang mulai dipenuhi aroma khas bulan suci.

Di depan Mako Polsek Maritengngae, sebuah pemandangan penuh makna tersaji: anggota kepolisian bersama Bhayangkari berdiri dengan senyum hangat, membagikan takjil kepada para pengendara yang melintas, Senin (17/03/2025).

Kapolsek Maritengngae, IPTU Antonius Pasakke, turun langsung dalam aksi sosial ini. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar membagikan makanan, tetapi juga bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.

“Ini adalah momen berbagi berkah di bulan Ramadhan. Kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Puluhan pengendara, baik pengemudi ojek daring, pekerja harian, hingga warga biasa yang kebetulan melintas, tampak antusias menerima bingkisan takjil dari polisi.

Senyum dan ucapan terima kasih tak henti-hentinya terdengar di tengah suasana hangat tersebut.

Bagi para pengendara yang masih di jalan saat adzan Maghrib berkumandang, takjil gratis ini terasa begitu berarti.

Salah satunya adalah Arman, seorang pengemudi ojek daring yang mengaku belum sempat membeli makanan untuk berbuka.

“Saya baru mau cari makanan, tapi tiba-tiba dapat takjil dari polisi. Terima kasih banyak, ini sangat membantu,” katanya dengan senyum lebar.

Sementara itu, Fitri, seorang ibu rumah tangga yang sedang dalam perjalanan pulang, juga mengungkapkan rasa harunya.

“Kadang kita lupa waktu karena urusan di luar rumah. Dapat takjil seperti ini rasanya benar-benar berkah. Polisi bukan cuma menjaga keamanan, tapi juga peduli dengan masyarakat,” ungkapnya penuh syukur.

Lain lagi dengan Akbar, seorang karyawan swasta yang terburu-buru pulang dari kantor.

Ia mengaku awalnya kaget melihat polisi berdiri di tepi jalan, namun langsung merasa terharu saat tahu mereka sedang membagikan takjil.

“Biasanya kita lihat polisi di jalan untuk razia atau pengamanan, tapi hari ini mereka berbagi. Salut buat Polsek Maritengngae!” ujarnya.

Kegiatan sosial ini menjadi bukti bahwa Polri tak hanya hadir dalam tugas pengamanan, tetapi juga dalam momen-momen kemanusiaan yang mempererat hubungan dengan masyarakat.

“Ramadhan adalah waktu yang tepat untuk berbagi dan mempererat kebersamaan. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat dan semakin mendekatkan Polri dengan masyarakat,” tutup IPTU Antonius Pasakke.

Dengan semangat kepedulian, Polsek Maritengngae berkomitmen untuk terus menggelar aksi sosial lainnya. Kare

na bagi mereka, menjadi bagian dari masyarakat bukan hanya soal keamanan, tetapi juga soal kemanusiaan.

Ramadhan kali ini terasa lebih hangat, bukan hanya karena matahari yang mulai tenggelam, tetapi juga karena tangan-tangan yang saling berbagi di bawah naungan Bhayangkara. (*)