JURNALPOLRI.MY.ID, Sidrap – Matahari belum terlalu tinggi saat suasana di Lingkungan Benteng, Kelurahan Benteng, Kecamatan Baranti, mulai ramai.

Sejumlah warga tampak berkumpul di pinggiran jalan, mengenakan topi dan membawa peralatan kebersihan.

Di antara mereka, hadir pula anggota Koramil 1420-07/Baranti yang dipimpin langsung oleh Peltu Sahabuddin, siap turun tangan dalam aksi karya bakti, Selasa (18/03/2025).

Kegiatan gotong royong ini bukanlah hal baru bagi mereka. Setiap pekan, Koramil Baranti selalu hadir di tengah masyarakat untuk memastikan lingkungan tetap bersih dan bebas dari ancaman banjir akibat saluran air yang tersumbat.

Kali ini, fokus utama mereka adalah membersihkan tumpukan sampah dan rumput liar yang menghambat aliran air di sekitar lingkungan.

Tanpa banyak bicara, anggota Koramil dan warga langsung bergerak. Dengan cangkul dan sekop di tangan, mereka bahu-membahu mengangkat sampah yang menumpuk di selokan. Rumput liar yang merayap di tepian juga tak luput dari sasaran.

Peluh mulai menetes, tapi semangat tak surut. Warga semakin bersemangat ketika melihat Peltu Sahabuddin ikut turun tangan, menggali dan membersihkan saluran air.

“Kami bersama warga rutin melaksanakan karya bakti ini setiap pekan. Selain untuk mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat, kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan agar terhindar dari masalah banjir yang kerap terjadi akibat saluran air yang tersumbat,” ujar Peltu Sahabuddin.

Bukan hanya sekadar gotong royong, aksi ini juga menjadi pengingat bagi warga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.

Andi Mojong, salah satu warga yang ikut serta, mengaku salut dengan dedikasi anggota TNI.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Dengan adanya gotong royong ini, lingkungan menjadi lebih bersih dan saluran air kembali lancar. Kami juga semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan agar desa kita terhindar dari banjir,” ujarnya dengan penuh semangat.

Senada dengan Andi, seorang ibu rumah tangga bernama Ibu Ramlah juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Koramil Baranti.

“Kalau bukan karena bapak-bapak TNI, mungkin kami tidak akan seaktif ini dalam gotong royong. Kegiatan ini bikin kami makin akrab dengan TNI dan sadar bahwa kebersihan itu tanggung jawab bersama,” katanya dengan senyum puas.

Selain menjadi solusi konkret dalam mengatasi masalah kebersihan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

Bagi warga Benteng, kehadiran Koramil Baranti bukan sekadar simbol keamanan, tetapi juga sahabat dalam menjaga lingkungan.

Dengan langkah kecil namun penuh makna ini, Koramil Baranti terus membuktikan bahwa mereka tidak hanya hadir dalam barisan pertahanan, tetapi juga dalam aksi nyata demi kesejahteraan masyarakat.

Gotong royong pun usai, tapi semangat kebersamaan tetap menyala. Saluran air kini bersih, warga tersenyum puas, dan Koramil Baranti kembali membuktikan: menjaga negeri bukan hanya soal senjata, tapi juga soal kepedulian terhadap lingkungan. (*)