JENEPONTO — Keputusan berani Ustadz Baharuddin selaku manajer KSM Tolo Utara Bahagia menjadi sorotan dalam lanjutan Open Turnamen Sepak Takraw MRP Cup I 2026. Memasuki babak 16 besar, ia mengambil langkah strategis dengan menurunkan sejumlah pemain berlabel Tim Nasional (Timnas) untuk memperkuat tim kebanggaan masyarakat Tolo Utara Bahagia.

Pertandingan yang berlangsung di Lapangan Kelara Motor Club (KMC), Tompo Kelara, tersebut menghadirkan atmosfer kompetisi yang semakin menarik. Kehadiran pemain-pemain berpengalaman di level nasional menambah daya tarik pertandingan, khususnya pada laga ke-9 yang menandai dimulainya fase gugur turnamen.
Di bawah arahan Ustadz Baharuddin, KSM Tolo Utara Bahagia menunjukkan keseriusannya dalam bersaing memperebutkan gelar juara. Keputusan menurunkan pemain berlabel Timnas menjadi salah satu upaya tim untuk menghadapi ketatnya persaingan sekaligus membuka peluang melangkah ke babak perempat final.
Langkah tersebut juga memperlihatkan ambisi Ustadz Baharuddin dalam membangun tim yang kompetitif pada turnamen yang diselenggarakan Kelara Motor Club (KMC) bersama MRP Center itu. Kehadiran pemain dengan kemampuan di level nasional diharapkan dapat memberikan tontonan berkualitas bagi masyarakat sekaligus meningkatkan gairah olahraga sepak takraw di Kabupaten Jeneponto.
“Kami ingin memberikan yang terbaik untuk masyarakat Tolo Utara, sekaligus menyajikan pertandingan sepak takraw berkualitas tinggi. Hadirnya pemain Timnas ini diharapkan bisa menjadi motivasi bagi atlet-atlet muda lokal Jeneponto,” ungkap Ustadz Baharuddin di sela-sela persiapan tim.
Kehadiran skuad tersebut turut menarik perhatian penonton yang memadati area pertandingan. Teknik permainan, kekuatan blok, serta serangan cepat menjadi hal yang dinantikan dalam laga babak 16 besar tersebut.
Pertandingan ke-9 berlangsung dengan tempo cepat dan persaingan ketat. Tim lawan dituntut bekerja keras menghadapi pola permainan KSM Tolo Utara Bahagia yang berada di bawah arahan Ustadz Baharuddin.
Melalui langkah strategis tersebut, Ustadz Baharuddin tidak hanya menunjukkan ambisi untuk membawa KSM Tolo Utara Bahagia bersaing memperebutkan gelar juara, tetapi juga menyampaikan pesan bahwa kompetisi sepak takraw dapat menjadi ruang untuk mendorong perkembangan atlet lokal.
Open Turnamen Sepak Takraw MRP Cup I edisi 2026 pun menjadi ajang bagi tim-tim peserta untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Perjalanan KSM Tolo Utara Bahagia pada fase gugur selanjutnya akan menjadi perhatian para pendukung yang berharap tim tersebut mampu melangkah sejauh mungkin dalam perebutan gelar juara.
REPORTER: FADIL
JURNALPOLRI.MY.ID-BERANI MENGUNGKAP FAKTA







Tinggalkan Balasan