GOWA – Di tengah ketergantungan masyarakat pada bantuan pemerintah, warga Dusun Buluporong justru menunjukkan aksi nyata yang inspiratif. Memasuki minggu ketiga, semangat gotong royong warga dalam memperbaiki akses jalan utama kian solid. Tanpa menunggu kucuran dana dari pemerintah, warga bahu-membahu melakukan pengecoran jalan secara swadaya.

​Hasilnya pun tidak main-main. Hingga hari ini, tiga titik kerusakan parah telah berhasil ditangani dan kini kondisinya sudah mulus berkat aspal beton hasil iuran dan tenaga warga sendiri.

​Murni Swadaya, Nol Anggaran Pemerintah

​Kegiatan ini murni lahir dari inisiatif masyarakat yang gerah dengan kondisi jalan yang menghambat aktivitas harian. Berbeda dengan proyek infrastruktur pada umumnya, perbaikan jalan di Buluporong ini sama sekali tidak menggunakan anggaran pemerintah (APBD/Dana Desa).

​Seluruh biaya material, mulai dari semen, pasir, hingga koral, dikumpulkan secara sukarela dari kantong pribadi warga. Bahkan, pengerjaannya dilakukan secara bergilir oleh warga tanpa upah sepeser pun.

​Kehadiran Kepala Dusun sebagai Motor Penggerak

​Meski tanpa bantuan dana dari instansi terkait, kegiatan ini tetap berjalan tertib dan terorganisir. Kepala Dusun Buluporong tampak hadir langsung di lokasi sejak hari pertama untuk mendampingi dan memberikan arahan teknis kepada warga.

​”Alhamdulillah, kekompakan warga luar biasa. Ini murni swadaya tanpa bantuan manapun. Dengan tiga titik yang sudah selesai, kami berharap mobilitas warga, terutama untuk ekonomi dan sekolah, menjadi lebih lancar,” ujar salah satu warga di lokasi pengerjaan.

​Simbol Perlawanan terhadap Keterbatasan

​Aksi warga Buluporong ini menjadi tamparan sekaligus inspirasi bagi daerah lain. Mereka membuktikan bahwa kemandirian masyarakat adalah modal sosial yang paling kuat. Tidak ada lagi kata “menunggu” bagi warga Buluporong; jika jalan rusak menghambat hidup mereka, maka tangan mereka sendirilah yang akan memperbaikinya.

​Rencananya, gerakan swadaya ini akan terus berlanjut hingga titik-titik krusial lainnya di dusun tersebut tuntas diperbaiki.

 

REPORTER: ILHAM