BANGGAI KEPULAUAN – Kecepatan reaksi dan kerja sama tim menjadi kunci penyelamatan di Desa Baka, Kecamatan Tinangkung, Kabupaten Banggai Kepulauan. Pada Jumat malam (16/10/2026), personel gabungan dari Polres Banggai Kepulauan (Bangkep) dan Polsek Tinangkung berhasil memadamkan kebakaran lahan seluas 1,3 hektare milik warga sebelum api sempat merembet ke pemukiman penduduk yang berjarak hanya 2 kilometer.

Insiden bermula sekitar pukul 18.00 WITA saat aktivitas pembukaan lahan oleh Pernia Banet (48) tak terkendali akibat hembusan angin kencang. Api dengan cepat menjalar ke semak belukar dan pepohonan kering di kawasan Bone Raya. Menyadari potensi bahaya yang mengancam keselamatan warga, petugas Damkar bersama polisi langsung meluncur ke TKP pada pukul 18.35 WITA.
Medan Sulit, Semangat Tak Surut
Tantangan terbesar muncul ketika armada mobil damkar tidak mampu menjangkau lokasi karena akses jalan yang sempit dan kondisi medan yang sulit. Namun, hal ini tidak menyurutkan semangat petugas. Mengambil langkah taktis dan sigap, personel gabungan melakukan pemadaman secara manual menggunakan peralatan seadanya. Kerja keras tanpa kenal lelah ini akhirnya membuahkan hasil: kobaran api dinyatakan padam total pada pukul 21.15 WITA.
Kapolsek Tinangkung, IPTU Arlan, menegaskan bahwa keberhasilan ini adalah buah dari sinergi dan kesiapsiagaan tinggi. “Kunci utamanya adalah respons cepat dan kolaborasi solid antarpetugas. Berkat upaya maksimal mereka, kita berhasil menyelamatkan pemukiman warga dari ancaman bencana yang lebih besar,” ujar IPTU Arlan.
Tidak Ada Korban Jiwa, Tapi Waspadai Bara Tersembunyi
Beruntung, vegetasi yang terbakar hanyalah semak belukar dan pohon kering. Tidak ada laporan kerusakan tanaman produktif maupun korban jiwa dalam insiden ini. Meski demikian, petugas Damkar dan kepolisian tetap bertahan di lokasi hingga situasi benar-benar kondusif untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang bisa memicu kebakaran susulan di tengah malam.
Imbauan Keras: Stop Bakar Lahan Saat Angin Kencang
IPTU Arlan kembali mengingatkan masyarakat akan bahaya membakar lahan, terutama di musim angin kencang seperti saat ini. “Kondisi cuaca sangat tidak mendukung pembakaran. Satu percikan api bisa berubah menjadi bencana yang mengancam nyawa dan harta benda. Mari gunakan cara-cara aman dan ramah lingkungan untuk membuka lahan,” pesannya.
Aksi heroik personel Polres Bangkep dan Polsek Tinangkung ini membuktikan bahwa kehadiran aparat bukan hanya untuk penegakan hukum, tetapi juga sebagai pelindung dan pelayan masyarakat di saat-saat kritis. Sinergi seperti inilah yang membuat masyarakat merasa aman dan terlindungi.
REPORTER: SUSANTO
(Tim Redaksi / JURNALPOLRI.MY.ID)







Tinggalkan Balasan